category » Budaya

TeMbi Rumah Budaya Yogyakarta Mewisuda 16 Peserta Kursus MC Bahasa Jawa

di baca : 1963 kali | Date 3 October
TeMbi Rumah Budaya Yogyakarta Mewisuda 16 Peserta Kursus MC Bahasa Jawa

Related Post :

" Caption: Wisuda peserta kursus pamedhar sabda Bahasa Jawa di TeMbi Rumah Budaya Yogyakarta, Jum'at (28/9).
"

Reporter: Joe

Jogjanews.com - dengan bekal kemampuan yang diperoleh dari kursus, diharapkan anak didik sudah bisa menggunakannya jika dipercaya menjadi MC Jawa. Hal itu sebagai modal atau pijakan untuk mengembangkan diri menjadi MC bahasa Jawa yang profesional.


Pesan itu disampaikan Ign. Wahono, guru kursus Pamedhar Sabda Bahasa Jawa di Pamulangan MC Bahasa Jawa TeMbi Rumah Budaya Yogyakarta kepada siswa pamulangan saat mewisuda 16 peserta kursus, Jumat (28/9) malam.


"Untuk lulusan, mereka memang baru selesai tahapan dasar. Tapi meski begitu sudah bisa digunakan untuk 'kerja' jadi MC jika diberi kepercayaan. Sedang agar lebih berkembang, silakan memperbanyak pengalaman di luar," tutur Ign. Wahono.


Lulusan yang diwisuda merupakan angkatan ke-26. Untuk pamulangan sendiri tiap tingkat berlangsung 3 bulan dengan alokasi waktu seminggu 2 kali, tiap Selasa dan Jumat sore.  "Biasanya tiap kali dibuka pendaftaran yang ikut banyak. Bisa 30 an orang. Tapi sampai lulus ya rata-rata antara 15 orang saja yang mampu bertahan," tambah Ign. Wahono.


Materi ajar yang diberikan seputar MC manten, sripah, resepsi, midodareni, lamaran, srah-srahan dan jenis pamedhar sabda lain dengan Bahasa Jawa Gaya Yogyakarta. Ada lagi materi Panggih Pengantin gaya Yogya-Surakarta yang diajarkan serta gaya busana Jawa jangkep.


Setiap peserta akan diuji sebanyak dua (2) kali secara perorangan dan kelompok. "Meski sudah lulus, jika dalam prakteknya ada kendala, kami persilakan mereka datang lagi. Dibahas bersama apa permasalahannya dan dicarikan jalan pemecahan tanpa ada tambahan biaya," kata Ign. Wahono.


Setelah dinyatakan lulus inipun, peserta didik masih bisa mengikuti tingkat lanjutan kedua. Dalam kesempatan ini akan lebih banyak diajarkan materi praktis yang langsung bisa digunakan di lapangan.


"Kami juga sarankan agar mereka juga menambah pengetahuan soal karawitan dan sastra Jawa karena akan sangat berguna bagi perkembangannya. Rekomendasinya, karawitan di Kraton dan soal sastra ikut di Pamulangan Dalang Habirandha Kraton Yogyakarta," lanjut Ign.Wahono.


Ada beberapa kendala menurut  Ign. Wahono yang sering dihadapi peserta. Pertama soal pelafalan kata Jawa dan juga soal pemaknaan kosa kata. "Kadang sulit bagi mereka mengartikan. Jika begitu kata tersebut lalu diIndonesiakan," kata Pak Wahono.


Agar lebih memantapkan keinginan dan minat peserta, ditanamkan pada mereka jika dengan mengembangkan kemampuan berbahasa Jawa mampu mengangkat jati diri bangsa. Sehingga motivasinya tidak sebatas pelestarian, tapi juga bahasa bisa mendukung unggah-ungguh dan pembentukan karakter budi pekerti dan sebagainya.


"Secara personal juga kami sampaikan bahwa MC manten punya peran sentral. Mantenan akan jadi kenangan yang tak terlupakan selama hidup. Baik buruknya bisa dipengaruhi seorang MC. Jadi tidak hanya omongannyayang penting. Namun kemampuannya 

Comment

  • winarto hadi, 4 Oct 2012, 07:45 WIB

    Matur nuwun dumateng bapak Ign Wahono .kalian Bpk Herjoko ingkang sampung paring piwulang dumateng kito sedoyo mugi saget dados ilmu ingkang migunani dumateng sedoyonipun... Mugi Rumah Budaya TeMBI tambah maju.... Amin.

  • nuryanto, 2 Nov 2012, 02:22 WIB

    kalo di Surabaya tempat kursus MC bahasa Jawa dimana ya? mohon informasinya

  • ahmad priyosusatyo, 10 Nov 2012, 16:47 WIB

    waduh nembe sakmeniko angsal info.menawi wonten rumah budaya saget kangge sinau mc.sampun dangu kulo pados pasinaon mc basa jawa...mbok bilih sampun won ten bukaan pasinaon mc kulo badhe nderek.meniko nomer hp kulo 02749487322. nyuwun tulung di pun kabari matur sembah nuwun

  • A.Koesno Suryo Projo, 11 Feb 2013, 13:08 WIB

    Mengapa akhir2 ini budaya Jawa yang Adiluhung yang dapat menjadi panutan/tauladan berbudi luhur termasuk jujur itu akan menghilang?. Ternyata itu hanya di TV dan media cetak. Kenyataan di lapangan di masyarakat malah makin membludag bahkan mendunia karena seni budaya ini memenag bermutu tinggi sehingga banya diminati semua orang didunia. Yang salut karena sangat getol dengan seni budaya Jawa adalah beberapa radio swasta di Jakarta, ada radio yang menyiarkan Seni Budaya Jawa sehari 24 jam dan wayang kulit 6 malam dalam seminggu. Mari sama2 kita lestarikan, kembangkan dan galakkan Seni Budaya Jawa yang Adiluhung ini termasuk : wayang: wayang kulit, wayang orang, Kethoprak, Keroncong, Campur Sari, Perkerisan dan Busana Jawa. Semoga Gusti Allah memberkahi. Wassalam. AK, Ngayogyokarto Hadiningrat.

  • suhari harjo suwito, 22 Nov 2013, 11:33 WIB

    Ngapunten , kapan dipun laksanaaken malih kursus MC basa Jawi nipun nggih, kulo badhe nderek, maturnuwun

  • nurwantoro, 22 Jan 2014, 11:10 WIB

    Matur nuwun sanget informasinipun, kulo tertarik sanget program meniko pramilo kuyo nyuwun contat person iangang ngurusi pendaftaran. matur nuwun.

Leave Comment

Name
Email
Comment
Security Code