category » Kuliner

Teh Telur Candra, Mesti Kangen...

di baca : 197 kali | Date 7 July
Teh Telur Candra, Mesti Kangen...

Related Post :

“Teh telur?” tanya Ong Hari Wahyu, Lurah Pasar Kangen Jogja dengan nada meninggi ketika ditawari minuman tersebut oleh kawan-kawannya ketika duduk-duduk dekat gerobak angkringnya Candra.

Candra adalah penjual teh telur yang menjadi salah satu peserta Pasar Kangen Jogja 2010. Ia menjual minuman yang belum pernah dibuat oleh pedagang lain: teh telur. Bahkan kemunculan teh telur ini baru di Pasar Kangen Jogja 2010 di Taman Budaya Yogykarta. Teh telur ala Candra ini sebenarnya dibuat dengan coba-coba saja oleh wanita muda pegawai negeri sipil Kementrian Perindustrian RI ini. Candra adalah penyuka minuman teh. Kesukaannya meminum teh tiap pagi hari menuntunnya untuk mencoba membuat teh dengan paduan telur. “Saya sih coba-coba aja awalnya. Saya memang suka meminum teh,” kata Candra. Teh telur yang dibuat Candra merupakan kombinasi berbagai bahan seperti air teh, gula, vanila dan kuning telur ayam. “Saya pernah mencoba memakai kuningan telur bebek tapi ngga kuat rasa asinnya,” kata wanita muda ini. Alat blender kecil digunakan Candra untuk mem-blender kuning telur ayam hingga menjadi adonan berwarna kuning keputih-putihan pada sebuah cangkir berukuran sedang. Dengan tangannya, Candra tidak butuh waktu lama untuk mengubah kuning telur menjadi adonan kuning telur itu. Setelah itu, Candra menuangkan adonan kuning telur itu kedalam mangkok tanah berukuran kecil. Adonan kuning telur itu sudah memenuhi hampir ¾ mangkuk tanah sehingga dengan diberi tambahan sedikit air teh dingin dari poci oleh Candra, pembeli sudah mendapatkan satu mangkuk tanah teh telur buatan Candra. Candra menerangkan fungsi vanila yang ia sertakan dalam teh telur ini kurang lebih sebagai pewangi penghilang bau kuning telur. “Vanila ini saya taruh mungkin untuk memberi pewangi pada tehnya,” kata Candra. Lalu bagaimana rasa teh telur ini? Dari sisi warna teh telur ini, warna yang muncul hasil dari kombinasi adonan telur, air teh dan vanili adalah warna-warna minuman cream sachet seperti banyak dijual di toko-toko itu. Apakah rasanya juga seperti creamer? Antok, Salah satu pembeli teh telur mengatakan kekagetannya begitu pertama kali merasakan teh telur. Dugaan awalnya rasa teh telur ini akan menghasilkan rasa amis telur namun setelah dicoba yang ia rasakan seperti ia meminum creamer. "Enak, seperti kita minum creamer itu. Saya kita akan amis-amis gimana gitu,” kata Antok. Candra sebenarnya berniat untuk kembali menjual teh telur kepada masyarakat. Ia bahkan sudah mempunyai peralatan dagang sendiri. Namun ia belum mempunyai tempat jualan teh telur yang memadai. “ Kalau ada tempat yang memadai saya akan berjualan teh telur ini,” kata wanita muda ini. (The Real Jogja/joe)

Leave Comment

Name
Email
Comment
Umm captcha not work
Security Code