15 Tahun Mencari Udhik-Udhik, Tahun Ini Mardhi Utomo Baru Dapat…

February 5th, 2012 | 11:55

15 Tahun Mencari Udhik-Udhik, Tahun Ini Mardhi Utomo Baru Dapat…

Hujan deras mewarnai prosesi tradisi Kondur Gongso Maulid Nabi Muhammad 1433 H pada Sabtu (4/2) malam. Meski begitu, prosesi tradisi Kondur Gongso yang berupa prosesi pengembalain dua gamelan pusaka dari Masjid Agung Yogyakarta menuju Kraton Yogyakarta menjelang tengah malam itu tetap antusias disaksikan warga masyarakat yang datang tidak hanya dari...

Sultan Hamengkubuwono X: Tiga Spirit Yang Harus Dijaga Masyarakat Yogyakarta

September 8th, 2011 | 02:00

Raja Kraton Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X menyatakan tidak ingin selamanya menjadi gubernur karena Sultan adalah manusia biasa yang semakin bertambah tua, kemampuannya juga makin menurun. Kalau tetap menjadi gubernur Sultan khawatir justru akan merugikan masyarakat. Berikut beberapa petikan pidato Sultan usai pembacaan Amanat Rakyat DIY dalam...

Komplek Kepatihan Di Renovasi Untuk Pernikahan Agung Kraton Yogyakarta

July 16th, 2011 | 09:06

Komplek Kepatihan Di Renovasi Untuk Pernikahan Agung Kraton Yogyakarta

Sejak awal Juli, Bangsal Kepatihan yang berada di Komplek Kantor Gubernur Provinsi DIY di Jalan Malioboro mengalami perbaikan (rehabilitasi). Perbaikan Bangsal Kepatihan tersebut dalam rangka persiapan pelaksanaan resepsi pernikahan Agung putri bungsu Raja Kraton Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X, GRAj Nur Astuti Wijareni dengan Muhammad Ubaidillah...

Raja Yang Bijaksana…

July 15th, 2011 | 23:08

Raja Yang Bijaksana…

Dalam pandangan Raja Kraton Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X, tentu bukan masalah jika putrinya, walau bangsawan Kraton Yogyakarta mendapatkan calon suami dari masyarakat bukan bangsawan atau darah biru. Calon mempelai Kraton Yogyakarta, GRAj Nur Astuti Wijareni (kiri) dan Muhammad Ubaidillah. Pernikahan putri bungsu Raja Kraton Yogyakarta itu,...

GKR Bendara BA: Awalnya Dia Telpon Duluan

July 3rd, 2011 | 21:18

GKR Bendara BA: Awalnya Dia Telpon Duluan

Minggu (3/7) dua calon mempelai Kraton Yogyakarta, GRAj Nur Astutiwijareni dan calon suami KPH Yudanegara (Muhammad Ubaidillah) memperoleh gelar baru dari Raja Kraton Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X. Melalui upacara sederhana pemberian gelar yang dipimpin Penghageng Kawedanan Hageng Panitraputra Karaton Yogyakarta, Gusti Bendoro Pangerang Haryo...

Sultan: Kethoprak Bukti Masih Tingginya Rasa Memiliki Kebudayaan

June 10th, 2011 | 23:11

Sultan: Kethoprak Bukti Masih Tingginya Rasa Memiliki Kebudayaan

Raja Kraton Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X menyaksikan pementasan kethoprak Bumi Perdikan yang diselenggarakan paguyuban Panca Mahardika di Concert Hall Taman Budaya Yogyakarta, Minggu (5/6) bersama orang-orang yang dicintainya, GKR Hemas dan GKR Pembayun. Gubernur Provinsi DIY ini menyaksikan dari awal sampai akhir pementasan kethoprak kolosal...

Kuatnya Pesan Keistimewaan Yogyakarta dalam Pentas Kethoprak “Bumi Perdikan” Panca Mahardika

June 10th, 2011 | 21:29

Kuatnya Pesan Keistimewaan Yogyakarta dalam Pentas Kethoprak “Bumi Perdikan” Panca Mahardika

Kethoprak Kolosal Panca Mahardika berjudul “Bumi Perdikan” yang di gelar di Concert Hall Taman Budaya Yogyakarta (TBY), Minggu (5/6) menghadirkan pesan tentang  keistimewaan Yogyakarta yang kuat. Salah satu adegan masyarakat bumi perdikan Ambarbinangun protes terhadap kebijakan Raja Joyowikarta Prabu Subo Joyo Wikarto terhadap bumi perdikan Ambarbinangun...

Tari Lawung Agung: Media untuk mendesak adanya Pisowanan Agung

October 10th, 2009 | 23:11

Tarian Lawung Agung dijadikan media untuk mendesakan Pisowanan Agung oleh Paguyuban Tri Tunggal Persoalan RUUK DIY kembali mengemuka di Yogyakarta. Paguyuban Tri Tunggal sebagai organisasi para kepala dukuh se Kabupaten Sleman berunjuk rasa meminta segera diselenggarakan Pisowanan Agung untuk mendapatkan kejelasan nasib Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta...

 Pages:  1