<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Jogjanews.com &#124; Berita Seni dan Budaya Yogyakarta &#124; Pariwisata Jogja &#124; Direktori Seni Budaya Jogja &#124; Event Jogja &#187; EKONOMI BISNIS JOGJA</title>
	<atom:link href="http://jogjanews.com/tag/ekonomi-bisnis/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://jogjanews.com</link>
	<description>Jogjanews.com &#124; Berita Seni dan Budaya Yogyakarta &#124; Pariwisata Jogja &#124; Direktori Seni Budaya Jogja &#124; Event Jogja</description>
	<lastBuildDate>Fri, 10 Feb 2012 10:36:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.4</generator>
		<item>
		<title>BI restrukturisasi kredit UMKM korban gempa Rp 178,9 M</title>
		<link>http://jogjanews.com/2009/07/04/bi-restrukturisasi-kredit-umkm-korban-gempa-rp-1789-m/</link>
		<comments>http://jogjanews.com/2009/07/04/bi-restrukturisasi-kredit-umkm-korban-gempa-rp-1789-m/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Jul 2009 17:58:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[BERITA JOGJA]]></category>
		<category><![CDATA[Bank Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[EKONOMI BISNIS JOGJA]]></category>
		<category><![CDATA[restrukturisasi kredit]]></category>
		<category><![CDATA[Yogyakarta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jogjanews.com/?p=1286</guid>
		<description><![CDATA[Pelaku usaha yang terkena bencana alam di DIY dan sekitarnya mendapatkan perlakuan khusus terhada kredit bank yang belum bisa dilunasi oleh Bank Indonesia. Melalui Peraturan No II/27/PBI/2009, Bank Indonesia memperpanjang hingga Desember 2010 kepada pelaku usaha yang terkena bencana alam untuk melunasi kredit bank mereka. BI mencatat Rp.178, 9 miliar kredit belum dilunasi beberapa pelaku [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://jogjanews.com/2009/07/04/bi-restrukturisasi-kredit-umkm-korban-gempa-rp-1789-m/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pemkab Bantul sediakan 3,5 M untuk membeli produk pertanian</title>
		<link>http://jogjanews.com/2009/06/24/pemkab-bantul-sediakan-35-m-untuk-membeli-produk-pertanian/</link>
		<comments>http://jogjanews.com/2009/06/24/pemkab-bantul-sediakan-35-m-untuk-membeli-produk-pertanian/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 24 Jun 2009 11:43:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[BERITA JOGJA]]></category>
		<category><![CDATA[Bantul]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Umum]]></category>
		<category><![CDATA[EKONOMI BISNIS JOGJA]]></category>
		<category><![CDATA[Yogyakarta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jogjanews.com/?p=1080</guid>
		<description><![CDATA[Sejak tahun 2001, Pemkab Bantul telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 3,5 milyar rupiah dalam usaha memperhatikan produksi pertanian yang dilakukan petani Bantul. Anggaran tersebut digunakan untuk membeli 6 komoditas]]></description>
		<wfw:commentRss>http://jogjanews.com/2009/06/24/pemkab-bantul-sediakan-35-m-untuk-membeli-produk-pertanian/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Peternak sapi perah resahkan penurunan pajak impor susu</title>
		<link>http://jogjanews.com/2009/06/19/peternak-sapi-perah-resahkan-penurunan-pajak-impor-susu/</link>
		<comments>http://jogjanews.com/2009/06/19/peternak-sapi-perah-resahkan-penurunan-pajak-impor-susu/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Jun 2009 12:53:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[BERITA JOGJA]]></category>
		<category><![CDATA[EKONOMI BISNIS JOGJA]]></category>
		<category><![CDATA[impor susu]]></category>
		<category><![CDATA[Sleman]]></category>
		<category><![CDATA[susu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jogjanews.com/?p=965</guid>
		<description><![CDATA[Penurunan pajak impor susu sebesar 0-5% oleh pemerintah meresahkan peternak sapi perah di Kabupaten Sleman. Mereka takut jika penurunan pajak impor susu tersebut berakibat perusahaan minuman bersusu lebih banyak menggunakan susu impor dibandingkan susu milik peternak sapi lokal. Hal tersebut dikatakan Ketua Unit Peternak dan Pemerahan (UPP) sapi Kaliurang Sarijani dalam acara penyerahana kandang sapi [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://jogjanews.com/2009/06/19/peternak-sapi-perah-resahkan-penurunan-pajak-impor-susu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bantul akan stop mal dan Toserba</title>
		<link>http://jogjanews.com/2009/06/17/bantul-akan-stop-mal-dan-toserba/</link>
		<comments>http://jogjanews.com/2009/06/17/bantul-akan-stop-mal-dan-toserba/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Jun 2009 13:52:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[BERITA JOGJA]]></category>
		<category><![CDATA[Bantul]]></category>
		<category><![CDATA[EKONOMI BISNIS JOGJA]]></category>
		<category><![CDATA[mal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jogjanews.com/?p=949</guid>
		<description><![CDATA[Sama dengan Kota Yogyakarta, Pemkab Bantul juga akan menerapkan kebijakan tidak lagi menambah jumlah Toserba Waralaba di Kabupaten Bantul. Pemkab juga tidak akan membolehkan bangunan mal dan hypermarket berdiri di wilayah Bantul. &#8220;Kebijakan ini akan kami jadikan menjadi Perda. Sebelum masa tugas saya berakhir pada Juli 2010, Perda itu sudah akan ditetapkan,&#8221; tegas Idham. Menurut [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://jogjanews.com/2009/06/17/bantul-akan-stop-mal-dan-toserba/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jogja gelar potensi industri kreatif produk UMKM</title>
		<link>http://jogjanews.com/2009/06/12/jogja-gelar-potensi-industri-kreatif-produk-umkm/</link>
		<comments>http://jogjanews.com/2009/06/12/jogja-gelar-potensi-industri-kreatif-produk-umkm/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 12 Jun 2009 09:06:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[BERITA JOGJA]]></category>
		<category><![CDATA[EKONOMI BISNIS JOGJA]]></category>
		<category><![CDATA[industri]]></category>
		<category><![CDATA[Jogja]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jogjanews.com/?p=819</guid>
		<description><![CDATA[Sebagai wujud menyukseskan tahun Indonesia kreatif 2009 serta mendukung gerakan nasional gemar produk Indonesia, Pemkot Yogyakarta menggelar pameran Potensi Industri Kreatif Produk UKM di Taman Pintar yang dilakukan mulai hari ini Jum&#8217;at (12/6) hingga Minggu (14/6). Menurut Kepala Dinas Disperindagkoptan Heru Piya Warjaka sebanyak 41 UKM dan 12 stand khusus kuliner mengikuti gelar pameran Potensi [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://jogjanews.com/2009/06/12/jogja-gelar-potensi-industri-kreatif-produk-umkm/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pelebaran jalan Gunungkidul, tak ada ganti rugi tanah</title>
		<link>http://jogjanews.com/2009/06/11/pelebaran-jalan-gunungkidul-tak-ada-ganti-rugi-tanah/</link>
		<comments>http://jogjanews.com/2009/06/11/pelebaran-jalan-gunungkidul-tak-ada-ganti-rugi-tanah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Jun 2009 16:49:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[BERITA JOGJA]]></category>
		<category><![CDATA[EKONOMI BISNIS JOGJA]]></category>
		<category><![CDATA[ganti rugi]]></category>
		<category><![CDATA[Gunungkidul]]></category>
		<category><![CDATA[pelebaran jalan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jogjanews.com/?p=805</guid>
		<description><![CDATA[Warga di sembilan desa di Kabupaten Gunungkidul yang tanahnya terkena pembangunan pelebaran jalan dalam program padat karya infrastruktur tahap II Pemkab Gunungkidul tidak akan mendapatkan ganti rugi. Hal tersebut ditegaskan Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Gunungkidul, Wasito Kamis hari ini (11/6). Menurut dia, pada tahap II nanti, Disnakertrans merencanakan membangun fasillitas di [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://jogjanews.com/2009/06/11/pelebaran-jalan-gunungkidul-tak-ada-ganti-rugi-tanah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dibuka, pelatihan kerja untuk warga Gunungkidul</title>
		<link>http://jogjanews.com/2009/06/11/dibuka-pelatihan-kerja-untuk-warga-gunungkidul/</link>
		<comments>http://jogjanews.com/2009/06/11/dibuka-pelatihan-kerja-untuk-warga-gunungkidul/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Jun 2009 10:27:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[BERITA JOGJA]]></category>
		<category><![CDATA[EKONOMI BISNIS JOGJA]]></category>
		<category><![CDATA[Gunungkidul]]></category>
		<category><![CDATA[kesempatan kerja]]></category>
		<category><![CDATA[peluang kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Yogyakarta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jogjanews.com/?p=798</guid>
		<description><![CDATA[Apakah Anda atau saudara Anda yang tinggal di Gunungkidu masih menganggur? Kalau iya, saat ini dibuka peluang untuk mendapatkan pekerjaan melalui pelatihan yang dilakukan Balai Latihan Kerja (UPTD BLK) Kabupaten Gunungkidul . Unit Pelaksana Teknis UPTD BLK Gunungkidul saat ini membuka tiga paket kelas baru pada materi pelatihan kerjanya. Untuk setiap kelas, BLK memberi kuota [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://jogjanews.com/2009/06/11/dibuka-pelatihan-kerja-untuk-warga-gunungkidul/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ombak Baron masih tinggi, tangkapan ikan menurun</title>
		<link>http://jogjanews.com/2009/06/11/ombak-baron-masih-tinggi-tangkapan-ikan-menurun/</link>
		<comments>http://jogjanews.com/2009/06/11/ombak-baron-masih-tinggi-tangkapan-ikan-menurun/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Jun 2009 10:13:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[BERITA JOGJA]]></category>
		<category><![CDATA[Baron]]></category>
		<category><![CDATA[EKONOMI BISNIS JOGJA]]></category>
		<category><![CDATA[foto Baron]]></category>
		<category><![CDATA[ikan]]></category>
		<category><![CDATA[nelayan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jogjanews.com/?p=787</guid>
		<description><![CDATA[Walapun selama tiga hari ini sudah mulai beraktivitas mencari ikan setelah terhenti akibat cuaca buruk di Pantai Baron, nelayan di wilayah pantai tersebut mengeluhkan]]></description>
		<wfw:commentRss>http://jogjanews.com/2009/06/11/ombak-baron-masih-tinggi-tangkapan-ikan-menurun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dikaji, pembukaan jalur KA yang sudah mati</title>
		<link>http://jogjanews.com/2009/06/11/dikaji-pembukaan-jalur-ka-yang-sudah-mati/</link>
		<comments>http://jogjanews.com/2009/06/11/dikaji-pembukaan-jalur-ka-yang-sudah-mati/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Jun 2009 09:54:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[BERITA JOGJA]]></category>
		<category><![CDATA[EKONOMI BISNIS JOGJA]]></category>
		<category><![CDATA[Jogja]]></category>
		<category><![CDATA[kerata api]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jogjanews.com/?p=783</guid>
		<description><![CDATA[Sepanjang 159.855 kilometer jalur rel kereta api (KA) di wilayah Daerah Operasional (Daop) VI DIY-Jateng sudah tidak berfungsi. Dari jumlah tersebut, beberapa rua jalur sedang disurvei untuk kemungkinan dihidupkan lagi. Kepala Humas PT KAI DAOPS VI DIY-Jateng, Adi Suryatmini, Kamis (11/6) di Jogja, menjelaskan ratusan ribu jalur KA yang tidak berfungsi tersebut terletak di beberapa [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://jogjanews.com/2009/06/11/dikaji-pembukaan-jalur-ka-yang-sudah-mati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

