<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Jogjanews.com &#124; Berita Seni dan Budaya Yogyakarta &#124; Pariwisata Jogja &#124; Direktori Seni Budaya Jogja &#124; Event Jogja &#187; Beringharjo</title>
	<atom:link href="http://jogjanews.com/tag/beringharjo/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://jogjanews.com</link>
	<description>Jogjanews.com &#124; Berita Seni dan Budaya Yogyakarta &#124; Pariwisata Jogja &#124; Direktori Seni Budaya Jogja &#124; Event Jogja</description>
	<lastBuildDate>Fri, 10 Feb 2012 10:36:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.4</generator>
		<item>
		<title>Nasi pecel Beringharjo: Selalu penuh</title>
		<link>http://jogjanews.com/2009/07/20/nasi-pecel-beringharjo-selalu-penuh%e2%80%a6/</link>
		<comments>http://jogjanews.com/2009/07/20/nasi-pecel-beringharjo-selalu-penuh%e2%80%a6/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 20 Jul 2009 14:42:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[KISAH]]></category>
		<category><![CDATA[Beringharjo]]></category>
		<category><![CDATA[Nasi Pecel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jogjanews.com/?p=1864</guid>
		<description><![CDATA[Anda penggemar nasi pecel? Ingin merasakan pecel dengan aneka rupa sayuran hijau daun? Silakan datang ke Pasar Beringharjo tepatnya di depan pintu masuk Pasar Beringharjo sisi barat dari arah Jalan Malioboro. Di tempat ini sebenarnya ada 17 pedagang nasi pecel yang menjual nasi pecel dengan aneka macam sayuran mulai dari daun singkong, pepaya, bayam dll. [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://jogjanews.com/2009/07/20/nasi-pecel-beringharjo-selalu-penuh%e2%80%a6/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jual di mana saja, namanya ya tetap dawet Banjarnegara</title>
		<link>http://jogjanews.com/2009/07/19/jual-di-mana-saja-namanya-ya-tetap-dawet-banjarnegara/</link>
		<comments>http://jogjanews.com/2009/07/19/jual-di-mana-saja-namanya-ya-tetap-dawet-banjarnegara/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 19 Jul 2009 12:22:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[KULINER]]></category>
		<category><![CDATA[Banjarnegara]]></category>
		<category><![CDATA[Beringharjo]]></category>
		<category><![CDATA[dawet]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jogjanews.com/?p=1825</guid>
		<description><![CDATA[Dawet. Berbahan baku santan, gula jawa dan olahan tepung beras, menjadikan minuman ini terasa khas sebagai penghilang dahaga. Tinggal menambahkan es batu ke dalamnya, jadilah dawet sebagai minuman yang menyegarkan. Minuman tradisional yang sudah tidak banyak lagi diperdagangkan oleh para pedagang terutama di pasar tradisional itu, kini masih bisa ditemukan di Jogjakarta. Meski diperdagangkan di [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://jogjanews.com/2009/07/19/jual-di-mana-saja-namanya-ya-tetap-dawet-banjarnegara/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kios seragam sekolah Beringharjo panen</title>
		<link>http://jogjanews.com/2009/07/13/kios-seragam-sekolah-beringharjo-panen/</link>
		<comments>http://jogjanews.com/2009/07/13/kios-seragam-sekolah-beringharjo-panen/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 12 Jul 2009 23:16:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[BERITA JOGJA]]></category>
		<category><![CDATA[Beringharjo]]></category>
		<category><![CDATA[Jogja]]></category>
		<category><![CDATA[seragam sekolah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jogjanews.com/?p=1645</guid>
		<description><![CDATA[Memasuki akhir libur sekolah seperti saat ini, kios-kios penjual seragam sekolah di Pasar Beringharjo sontak menjadi ramai. Deretan kios penjual seragam sekolah ini namlak penuh sesak dengan pembeli yang sebagian besar adalah ibu-ibu yang membeli seragam sekolah untuk anak mereka yang besok sudah mulai masuk sekolah lagi. Nur Laila (30), ibu muda ini turut berdesakan [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://jogjanews.com/2009/07/13/kios-seragam-sekolah-beringharjo-panen/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Stigma buruk masyarakat terhadap pasar tradisional harus diubah</title>
		<link>http://jogjanews.com/2009/06/23/stigma-buruk-masyarakat-terhadap-pasar-tradisional-harus-diubah/</link>
		<comments>http://jogjanews.com/2009/06/23/stigma-buruk-masyarakat-terhadap-pasar-tradisional-harus-diubah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Jun 2009 18:28:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[BERITA JOGJA]]></category>
		<category><![CDATA[Beringharjo]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi bisnispasar tradisional]]></category>
		<category><![CDATA[Yogyakarta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jogjanews.com/?p=1059</guid>
		<description><![CDATA[Paguyuban Pedagang Pasar Beringharjo mengaku khawatir terhadap maraknya pasar modern di Yogyakarta. Bagi para pedagang di pasar tradisional, bersaing dengan pasar modern sangat berat sehingga kemungkinan besar akan tertinggal dan mengakibatkan pedagang kehilangan pendapatan atau bahkan kelangsungan hidup usahanya. Ketua Paguyuban Pedagang Pageraharjo Pasar Beringharjo, Ujun Junaedi, mengatakan pesatnya pertumbuhan pasar saat ini pada prinsipnya [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://jogjanews.com/2009/06/23/stigma-buruk-masyarakat-terhadap-pasar-tradisional-harus-diubah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Beringharjo masih punya pesona</title>
		<link>http://jogjanews.com/2009/05/27/beringharjo-masih-punya-pesona/</link>
		<comments>http://jogjanews.com/2009/05/27/beringharjo-masih-punya-pesona/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 May 2009 10:19:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[KISAH]]></category>
		<category><![CDATA[Beringharjo]]></category>
		<category><![CDATA[Jogja]]></category>
		<category><![CDATA[pasar tradisional]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jogjanews.com/?p=159</guid>
		<description><![CDATA[Ketika berkunjung ke Jogja belum lama ini, Wakil Presiden Jusuf Kalla sempat berkeinginan melihat-lihat Pasar Beringharjo. Ada apakah dengan Beringharjo? Pasar Beringharjo, sudah pasti, tidak bisa dilepaskan dari Jogja. Selain merupakan pasar tradisional terbesar, Beringharjo juga tumbuh bersama sejarah kota ini. Pembangunan Beringharjo terkait dengan keberadaan Keraton Jogja. Pola tata kota masa lalu selalu mencakup [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://jogjanews.com/2009/05/27/beringharjo-masih-punya-pesona/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

