category » Seni Rupa

Rory Wardhana Rancang Busana Kebaya Kain Tradisional Menjadi Elegan

di baca : 4113 kali | Date 11 February
Rory Wardhana Rancang Busana Kebaya Kain Tradisional Menjadi Elegan

Related Post :

Jogjanews.com - Perancang busana muda Solo, Rory Wardhana menggelar mini fashion show di acara Monthly Press Briefing The Phoenix Hotel Yogyakarta, Senin (6/2). Pemilik butik Pusponingrat ini juga memamerkan 12 karya busana kebaya ready to wear di Museum Longe The Phoenix Hotel Yogyakarta.

 

Dalam mini fashion show kali ini, Rory Wardhana menampilkan tiga rancangan dalam tema “Katulistiwa” sebagai representasi karya Rory Wardhana yang banyak menyuguhkan kain tradisional milik Indonesia untuk diciptakan menjadi busana elegan.

 

Bagi Rory Wardhana, banyaknya kain tradisional nusantara, selain memperkaya materi rancangannya  juga sekaligus menjadi tantangan tersendiri untuk menciptakan busana yang berbeda namun tetap ada ciri khas dari daerah-daerah di Indonesia.

 

"Saya mengangkat tema Katulistiwa di tipa-tiap kota/provinsi yang mempunyai budaya sendiri dan untuk mengeksplorasinya sulit sekali. Maka dengan kebaya saya ingin mengeksplorasi sendiri,” terang pria muda yang telah memasarkan produk kebanyanya hingga ke Amerika Serikat ini.

 

Pada rancangan pertama yang dipamerkan di hadapan media, Rory Wardhana menampilkan rancangan busana tradisional batik Prade dari Bali berupa kebaya yang simpel dan elegan. “Rancangan busana kebaya ini juga dilengkapi dengan bolero yang bisa dilepas,” ujar Rory Wardhana seraya melepas bolero yang menutupi punggung indah model wanitanya.

 

Kemudian rancangan kedua yang dipamerkan Rory Wardhana adalah rancangan busana pria dari kain tenun ikat Makassar yang sangat indah yang dikombinasikan dengan basofi, kain sarung/batik. Pada rancangan busana pria ini, Rory Wardhana juga menampilkan tutup kepala (songkok) dari bahan slendang yang menyerupai topi Makassar.

 

Rancangan busana ketiga yang ditampilkan Rory Wardhana adalah kebaya dengan nuansa Yogyakarta kain batik dengan motif Ceplok dikombinasi dengan Parang. Rory menghadirkan lukisan sosok wanita Jawa yang sedang menari Srimpi pada kebaya yang ia buat.

 

"Jenis potongan yang diaplikasikan ada sabrina dan kerah model "v", serta tambahan bolero dan vest,"ujar Rory yang mencoba menampilkan warna putih, emas dan orange yang diharapkan menjadi trend di tahun 2012.

 

Rory Wardhana memiliki spesialisasi kebaya dengan melakukan eksplorasi batik tulis dengan motif kuno yang khas. Motif kuno itu antara lain motif China, Arab, Jawa kuno. Motif China yang dimunculkan Rory Wardhana antara lain motif kembangan, burung Phoenix dan burung Ho.

 

Motif Arab berupa relief, sarung Arab. Sementara motfi Jawa kuno ada Ceplok Kembang Sultan Agung. "Rancangan kebaya ini cocok sekali untuk acara-acara gala atau resepsi, dengan market usia antara 35-40 tahun," terang Rory Wardhana yang memulai karir di dunia fashion sejak tahun 2000 ini. (joe)

Leave Comment

Name
Email
Comment
Security Code