category » Pameran

Karya Lukis "Begawan Google" Nasirun, Ketika Peran Begawan Diganti Oleh Google

di baca : 944 kali | Date 15 August
Karya Lukis
Karya Lukis
Karya Lukis

Related Post :

" Caption: Para pengunjung pameran "XXL State of Indonesia Art" menyaksikan karya berukuran besar dari Nasirun berjudul "Begawan Google".
"

Reporter: Joe

Jogjanews.com - Tak salah bila menyebut karya lukis berjudul “Begawan Google” karya Nasirun menjadi karya yang paling besar dan luas yang dipamerkan dalam pameran “XXL State of Indonesia Art” yang dihelat Jogja Contemporary pada  Minggu (12/8) hingga Rabu (12/9) di Sangkring Art Space dan Sangkring Art Project.

 

Karya “Begawan Google” menjadi karya seni khas seorang Nasirun dengan warna merah menyala dari cat akrilik yang digunakan dalam kanvasnya. Tentu saja ciri khas lain karya seni yang diciptakan Nasirun adalah karya-karya dengan ukuran yang besar.

 

“Rasanya ini seperti warna jiwa ya,” kata Nasirun saat pembukaan pameran “XXL State of Indonesia Art, Minggu (12/8). Karya "Begawan Google" berukuran 9,30 meter x meter. 

 

Jika menyimak pameran-pameran Nasirun yang diselenggarakan di Jogja bahkan di Jakarta dalam beberapa tahun terakhir, karya “Begawan Google” menjadi karya yang paling besar diciptakan Nasirun.

 

Untuk menciptakan karya “Begawan Google” ini, Nasirun dibantu dua orang dimana salah satunya adalah penulis huruf Jawa. Karya “Begawan Google” menampilkan 17 panel yang menampilkan pesan mengenai perubahan budaya hidup jaman dulu dengan jaman sekarang.

 

17 panel yang membentuk karya dari Nasirun ini didominasi tulisan-tulisan huruf Jawa. Selain itu juga tervisualisasikan bentuk bentuk alat teknologi komunikasi  canggih jaman sekarang seperti smartphone, Blackberry juga laptop.

 

Muncul dalam karya “Begawan Google itu” visualisasi sebentuk sosok orang dimana sosok ini selalu sering muncul dalam karya lukis Nasirun yang lain. Barangkali ini representasi pribadi Nasirun yang dihadirkan dalam karya “Begawan Google”.

 

Huruf-huruf Jawa yang memenugi hampir semua bidang lukis Nasirun menjadi simbol dari kehidupan masa lalu ketika sosok pintar nan bijaksana yang muncul dalam figur para begawan menjadi sumber ilmu sekaligus tempat bertanya.

 

Visual-visual  teknologi informasi dan komunikasi berupa Blackberry atau laptop yang ada dalam karya Nasirun itu tentu menjadi simbol dari kehidupan jaman sekarang dimana masyarakat tidak bisa lepas lagi dari kebutuhan memiliki alat komunikasi dan informasi.

 

“Jaman dulu sudah diganti dengan google rasanya iya,” kata Nasirun yang akan berpameran di Bentara Budaya Yogyakarta selepas lebaran.

 

Menurut Nasirun, perbedaan jaman tentu akan menghadirkan perbedaan kehidupan. Saat ini teknologi mulai menguasai pikiran masyarakat secara kolektif. semua bertanya kepada Google. Dulu masyarakat punya tradisi menulis, tradisi pawukon  dan juga mempunya almanak.

 

“Aku pikir itu menjadi menarik (untuk inspirasi  berkarya),” kata Nasirun. 

Comment

  • Mahendra, 15 Aug 2012, 22:07 WIB

    Visit Culture Sanggar SEMUD Art Space 2012 Syawalan "KupARTan" #2 & Pameran Lukisan (Ashari) Pembukaan Tanggal 02 Sept 2012 Pkl 09.30Wib Di Buka : Nasirun Penulis : Kuss Indarto Berlangsung tgl 02 sept-04 Sept 2012. Sanggar SEMUD Indonesia jl. magelang KM 12,5 Krapyak (Depan BRI Sleman) Yogyakarta.

Leave Comment

Name
Email
Comment
Security Code