• Iklan dan Promosi
  • About Jogja News
  • Contact Us

Foto Karya Pameran Foto Dokumentasi
test
  • HOME
  • SENI
    • Artist
    • Fashion
    • Film
    • Fotografi
    • Kisah
    • Pameran
    • Performance klub
    • Paint Of Aura
    • Residensi
    • Street Art
    • Teater
    • Wacana
    • Wawancara
  • BUDAYA
    • Festival
    • Hobi
    • Panggung
    • Pernikahan Agung
    • Sastra
    • Tari
    • Upacara Adat
    • Tradisi
  • TOURISM
    • Kuliner
    • Resto
    • Destinasi
    • Souvenir
    • Hotel
  • BERITA JOGJA
  • JOGJA GALLERIES
    • Art And Painting Gallery
    • Foto
    • Video

category » Art And Painting Gallery

Foto Karya Pameran Foto Dokumentasi "Ngayogyakarta"


Pameran Foto Dokumentasi “Ngayogyakarta” diselenggarakan di Bentara Budaya Yogyakarta. Pameran ini berlangsung mulai 17 sampai 28 Januari 2012. Semua karya foto yang ditampilkan merupakan visualisasi masa-masa lampau. Tak heran, foto-foto tersebut tampak kuning kecoklatan. Sebuah warna yang menandakan tuanya usia. “Terlepas apa pun juga. Foto-foto ini memgembalikan kita ke masa yang lampau. Ya, fotografi selalu berbicara masa lampau. Ia menampilkan itu sebagai sebuah dokumentasi. Banyak hal yang berbeda dari foto-foto tersebut. Misalnya, seperti tadi saat saya ngobrol dengan mas Hermanu, ada foto tentang Borobudur yang berbeda. Di puncak stupa masih terlihat catranya,” ujar Edial Rusli, fotografer Indonesia saat malam pembukaan pameran. Edial yang juga dosen Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta ini mengatakan bahwa dahulu juga ada usaha untuk membuat colouring dengan handmade. Bagaimana agar foto-foto tersebut lebih berwarna. Tetapi fotografi hitam putih sebenarnya lebih mampu menggambarkan sebuah kejujuran. “Secara teknis mungkin fotografi tempo dulu tidak menarik untuk saat ini ya. Bagaimanapun, pada waktu itu seseorang harus diam tak bergeming sekian detik, sekian menit untuk difoto. Tidak ada yang namanya ruang tajam yang sempit seperti sekarang ini, dimana kini teknologi begitu pesatnya.” Karya foto yang ditampilkan diambil dari berbagai sumber seperti, sebuah album foto “Souvenir Album Midden Java” yang kemungkinan dicetak di Haarlem Belanda pada 1920. Lalu ada beberapa foto karya Kassian Chepas dan Talisso Adam. Berikut ini, beberapa foto-foto tempo dulu yang ditampilkan dalam pameran. (Jogjanews.com/Ina Florencys).

1. Foto dari “Souvenir Album Midden Java” 1920. Candi Borobudur yang masih lengkap dengan catranya (payung) di puncak stupa besarnya.

web develop

Most Read Post

  • JAG Juli, Hadirkan storyboard artist Amerika, Javier Secarudas ( 3696 )
  • Minggu, Pawai Budaya dan Obor Perdamaian "The City of Tolerance" ( 1172 )
  • Karya-Karya Street Art Terkini Jogja di Pameran "Underworld #1" ( 917 )
  • 12 April, 124 Seniman Ikuti Pameran Seni Rupa dan Pameran Arsip HB IX "Negari Ngayogyakarta Hadiningrat" ( 814 )
  • Pameran "Underworld #2", Karya-karya Keren Seniman Muda Desain Grafis Jogja ( 798 )
  • Rory Wardhana Rancang Busana Kebaya Kain Tradisional Menjadi Elegan ( 769 )
  • 10 Desainer APPMI DIY Ikuti Indonesia Fashion Week 2012 ( 758 )
  • Festival Seni Rupa Negari Ngayogyakarta Hadiningrat ( 724 )
  • Irrenius Bongky, Kini Semakin Sehat Setelah Berusaha Jauhi Narkoba ( 720 )
  • "Nabi Darurat Rasul Ad-Hoc" Pentas di Jogja ( 633 )
Page Sidebar Bottom #1
Banner Kecil 2
halaman sidebar bottom
halaman sidebar bottom 1
halaman sidebar bottom besar 1
halaman sidebar bottom besar 2
  • Copyright 2011 JOGJA News
  • of Use
  • Privacy Policy
  • Permissions
  • Corrections
  • Text-Only Site
  • Help
  • Contact Us