<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="WordPress/abc" -->
<rss version="0.92">
<channel>
	<title>The Real Jogja</title>
	<link>http://jogjanews.com</link>
	<description>Seni Budaya, Wisata dan Gaya Hidup Jogja</description>
	<lastBuildDate>Thu, 11 Mar 2010 15:09:40 +0000</lastBuildDate>
	<docs>http://backend.userland.com/rss092</docs>
	<language>en</language>
	
	<item>
		<title>Pameran Gerakan Seni Abstrak Indonesia, Tahap Awal Menemukan Bentuk Baru Seni Abstrak</title>
		<description><![CDATA[Di Taman Budaya Yogyakarta dari 9-19 Maret 2010 mendatang digelar pameran Gerakan Seni Abstrak Indonesia. Pameran yang digagas penggerak seni rupa abstrak Indonesia AA Nurjaman ini dihadirkan sebagai kelanjutan dari pameran Perjalanan Seni Lukis Abstrak Indonesia yang telah digelar hingga delapan kali sejak 2005 hingga 2008.
85 karya lukis dan instalasi dihadirkan perupa-perupa abstrak dari beberapa [...]]]></description>
		<link>http://jogjanews.com/2010/03/11/pameran-gerakan-seni-abstrak-indonesia-tahap-awal-menemukan-bentuk-baru-seni-abstrak/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Pameran Paguyuban Sidji &#8220;Puber #1&#8243; Kesahajaan Yang Memberi Eksistensi</title>
		<description><![CDATA[Tentu bukan perkara mudah untuk sebuah komunitas seni rupa yang bisa bertahan hingga 10 tahun lamanya. Tapi itulah yang bisa dilakukan kelompok Sidji. Kelompok yang lahir pada Mei 1999 ini bisa bertahan hingga detik ini.
Kelompok Sidji ini didirikan sekelompok seniman dari daerah Dlingo, Jetis serta Imogiri, tiga kecamatan yang merupakan daerah paling timur dari Kabupaten [...]]]></description>
		<link>http://jogjanews.com/2010/03/11/pameran-paguyuban-sidji-puber-1-kesahajaan-yang-memberi-eksistensi/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Wayang Mikael Kaji Habieb, Wayang Mika Yang mengajarkan Perilaku Hidup</title>
		<description><![CDATA[Ada suasanan yang berbeda di Sangkring Art Space Yogyakarta, Minggu (7/3). Di tempat yang biasanya digunakan untuk pameran ini, Minggu malam lalu itu dihadirkan pementasan wayang Mikael yang dimainkan dalang Kaji Habieb.
Wayang Mikael sangat berbeda dengan wayang kulit yang dikenal banyak orang. Wayang Mikael ini terbuat dari bahan mika yang begitu peka terhadap pancaran cahaya. [...]]]></description>
		<link>http://jogjanews.com/2010/03/09/wayang-mikael-kaji-habieb-wayang-mika-yang-mengajarkan-perilaku-hidup/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Musim Semi Penyair Ke-12 Hari Wanita Internasional, Mulai Dari Sajak Memoir of Gandari Hingga Biografi Khatijah</title>
		<description><![CDATA[
Dari tidak ada menjadi ada Sebagian bayi, lahir tangan tergenggam
Jari-jari menutup ketelapakan.  Memegang erat janji keteguhan akan menjadi warga dunia penanggap masyarakat dan lingkungan
Setelah ada, kita menjadi hadir .Budi terasah keteladanan
Benak dirasuki ilmu, ditempalah kepekaan Hari dan tahun berlaluan
Namun dalamnya pengetahuan tiada akhir
 Maka ingatlah selalu!!
Bila kita menghadapi gunung. Indah, menantang, megah
Jangan hanya kagum termangu [...]]]></description>
		<link>http://jogjanews.com/2010/03/09/musim-semi-penyair-ke-12-hari-wanita-internasional-mulai-dari-sajak-memoir-of-gandari-hingga-biografi-khatijah/</link>
			</item>
	<item>
		<title>NH Dini, Pengarang Muda Kurang Punya Ruh Bercerita Dan Dangkal</title>
		<description><![CDATA[Kurang mempunyai ruh cerita dan dangkal. Itulah penilaian sastrawan senior Nurhayati Sri Hardini atau lebih dikenal dengan NH Dini terhadap perkembangan karya sastra Indonesia saat ini. Para pengarang sekarang hanya melihat ruang lingkup terbatas dari apa yang mereka tulis karena mereka belum melakoni semua yang mereka tulis
“Mereka belum mampu melihat kekayaan apa yang hendak disampaikan [...]]]></description>
		<link>http://jogjanews.com/2010/03/08/nh-dini-pengarang-muda-kurang-punya-ruh-bercerita-dan-dangkal/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Pameran Seni Rupa &#8220;Konspirasi On&#8221;, Terinspirasi Konspirasi Jahat Dunia Seni Rupa Kontemporer</title>
		<description><![CDATA[Sebuah tajuk pameran “Konspirasi-On” dihadirkan delapan seniman muda Yogyakarta dalam pameran bersama mereka di Bentara Buadaya Yogyakarta (BBY) dari 2-10 Maret 2010 mendatang. Mereka menghadirkan 20 karya lukis dan 4 karya instalasi.
Delapan perupa tersebut adalah Hafez Achda, Parjiyanto, Putra Eko Prasetyo, Sri Pramono, Sumarno, Suparman, Teguh Margono dan Unggul Pamungkas
Kurator pameran, Heri Kris mengatakan tajuk [...]]]></description>
		<link>http://jogjanews.com/2010/03/06/pameran-seni-rupa-konspirasi-on-terinspirasi-konspirasi-jahat-dunia-seni-rupa-kontemporer/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Pagelan Busana &#8220;Cling of Uwuh&#8221;, Busana Alternatif Nan Menarik Dari Bahan Sampah</title>
		<description><![CDATA[Grebeg Sampah yang diselenggarakan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah Piyungan Bantul, Minggu (28/2) menghadirkan acara pamer busana (fashion show) dari bahan sampah. Paguyuban Dimas Diajeng Kota Yogyakarta berhasil memamerkan bahan sampah yang sudah dicipta ulang menjadi aneka kreasi busana dan asesoris pendukungnya.
Tujuh anggota paguyuban Dimas Diajeng Yogyakarta menampilkan pamer busana dalam tema “Cling of [...]]]></description>
		<link>http://jogjanews.com/2010/03/04/pagelan-busana-cling-of-uwuh-busana-alternatif-nan-menarik-dari-bahan-sampah/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Performing Art &#8220;Ruwatan Bola Sampah&#8221;, Refleksi Mengingatkan Besarnya Persoalan Sampah</title>
		<description><![CDATA[Selain peragaan busana dari bahan sampah, dalam Grebeg Sampah 2010 di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah Piyungan Bantul, Minggu (28/2) lalu, juga dilakukan performing art “Ruwatan Bola Sampah”.
“Ruwatan Bola Sampah” ini dilakukan puluhan seniman dari Komunitas Ombak Raya, Bordes Progo, Kampung Budaya Taman Sari, Kampung Budaya Taunan, Performance Club, Sanggar Nuun dan seniman-seniman independen.
Koordinator performing [...]]]></description>
		<link>http://jogjanews.com/2010/03/04/performing-art-ruwatan-bola-sampah-refleksi-mengingatkan-besarnya-persoalan-sampah/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Pameran Proyek Buku &#8220;Codex Code, Mewujudkan Buku Sebagai Medium Seni</title>
		<description><![CDATA[Bagi orang kebanyakan, membuat buku dipahami secara umum sebagai kerja produksi yang istimewa, ekslusif sehingga membutuhkan waktu yang panjang, kekuatan ekonomi dan dipengaruhi oleh strata sosial yang berbelit-belit.
Nah, persoalan metode produksi buku yang penuh dengan sekat-sekat ekonomi serta strata sosial inilah yang oleh 20 seniman muda Yogyakarta dicoba untuk direkonstruksi ulang dan –tentu saja&#8211; ditampilkan [...]]]></description>
		<link>http://jogjanews.com/2010/03/04/pameran-proyek-buku-codex-code-mewujudkan-buku-sebagai-medium-seni/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Pameran Seni Rupa &#8220;Wouw&#8221;, Ketika Seni Rupa Kontemporer Menampakkan Wajahnya Melalui Komputer</title>
		<description><![CDATA[Sebuah pameran seni rupa menarik dihadirkan publik penikmat seni rupa di Yogyakarta oleh Tujuh Bintang Art Space, Selasa (26/2) hingga Minggu (7/3) mendatang. Pada kesempatan pameran perdana di tahun 2010 ini, galeri yang berada di Jalan Sukonandi No.7 Yogyakarta ini menghadirkan ide-ide komikal dalam karya seni visual 23 seniman dari Yogyakarta dan Jakarta yang berpameran.
Tema [...]]]></description>
		<link>http://jogjanews.com/2010/03/03/pameran-seni-rupa-wouw-ketika-seni-rupa-kontemporer-menampakkan-wajahnya-melalui-komputer/</link>
			</item>
</channel>
</rss>
