category » Festival

Di Kasongan Art Festival Cinta Anak Manusia Bersatu

di baca : 254 kali | Date 9 January

Related Post :

Tiga Minggu Kasongan Art Festival digelar selalu menebarkan virus- virus “cinta” lingkungan, kemanusiaan, seni budaya dan keluarga. Acara Cinta Bersemi di Atas Gethek yang berlangsung Minggu (8/1) sebagai bagian dari Kasongan Art Festival 2011 juga menebarkan virus cinta yang lain yaitu cinta antaranak manusia bahkan cinta antarbangsa Acara Cinta Bersemi di Atas Gethek diikuti 120 pasangan yang datang dari Yogyakarta, Wonogiri, Klaten bahkan ada yang datang dari Korea Utara yaitu pasangan Mr.Yoon dan Mr. Shin yang datang di Kasongan Art Festival memang dalam usaha mencari pendamping hidup untuk dibawa ke Korea Utara.” Bukan sebagai TKW melainkan menjadi istri,” kata mereka berdua melalui penterjemah.

Proses pendekatan yang dilakukan peserta Cinta Bersemi di Atas Gethek dalam Kasongan Art Festival 2011 saat menyusuri kali Bedog, Minggu (8/1).

Acara diawali perkenalan dengan game dan diskusi berlanjut ke beberapa tahapan dipandu oleh tim Fortais (Forum Ta’aruf Indonesia) KUA Sewon pimpinan RM. Ryan Budi Nuryanto. Mereka tidak hanya menikmati eksotiknya sungai Bedog tapi juga berusaha mencari tambatan hati dengan disaksikan ratusan pasang mata dari anak-anak hingga dewasa mereka naik gethek sambil melambai dan sekali terdengar aplaus penonton ketika melewati dermaga. Sebagai usaha pendekatan terhadap pasangan yang diincar, para peserta yang berusia 25-40 tahun ini juga diajak mengikuti aksi donor darah PMI Bantul. Mereka juga menyaksikan pentas Barongsai Skatek 043 Lanud Adi Sucipto Yogyakarta serta art performance Limbuk Cangik Community serta Perkusi Jimbe Sanggar Anak Alam dan Jathilan Kudo Bawono Sentanan. Wawan dan Boy, dua anak muda asal Bantul bersaing ketat dengan peserta dari daerah lain untuk menarik hati Dian, peserta wanita asal Temanggung. Mereka sangat antusias dan menjadi suasana yang mendebarkan ketika harus mengungkapkan kata cinta di atas gethek sambil sesekali tergoyang karena arus. Hasil akhirnya memang lumayan. Puluhan pasangan mendapatkan kemantapan hati untuk melanjutkan hubungan ke jenjang  yang lebih serius. Ketua panitia ,  Timbul Raharjo yang hadir pada acara tersebut juga menawarkan kesempatan, jika ingin menikah silahkan bisa di acara penutupan Festival dengan nanggap Wayang Kulit. Acara Cinta Bersemi di Atas Gethek bertambah meriah dengan kehadiran Dewa Bujana dan keluarga yang datang berlibur di Festival Kasongan yang juga naik gethek. "Saya memberi apresiasi dan motivasi untuk peserta dan festivalnya agar terus dikembangkan dan sangat suka dengan alamnya walau sempat hujan rintik-rintik menambah suasana tambah romantik,” ujar Dewa Bujana. (Jogjanews.com/joe)

Leave Comment

Name
Email
Comment
Umm captcha not work
Security Code