category » Artist

Dewa Budjana Rilis Album Solo "Dawai in Paradise"

di baca : 153 kali | Date 15 January

Related Post :

“Love is our wisdom, Love is our Passion, Love is our destiny, Love is our Karma” I Dewa Gede Budjana atau yang lebih dikenal dengan nama Dewa Budjana seolah tak pernah usai mendentingkan dawainya dalam karya. Betapa tidak, ditengah padatnya jadwal GIGI, Trisum dan berbagai project lainnya, Dewa Budjana masih mampu merilis album solo kelimanya yang bertajuk "Dawai in Paradise". Sebuah pencapaian yang luar biasa untuk seorang musisi, tak ayal pecinta dan pengamat musik menyebut Dewa budjana sebagai dewa gitar. Nama besar dan kontribusinya bagi dunia musik Indonesia telah memberikan pengaruh positif bagi perkembangan musik Indonesia dan memberikan inspirasi bagi gitaris-gitaris dan musisi lainnya.

Album solo kelima Dewa Budjana berjudul "Dawai in Paradise".

Dewa Budjana mengusung ‘Dawai’ karena dirinya tak hanya memainkan gitar, dalam setiap karyanya beliau juga kerap memainkan instrument dawai lainnya, seperti siter, ukulele, soprano, nylon, steel dan lain sebagainya. Kecintaannya terhadap Dawai telah menorehkan tinta emas perjalanan pengabdian diri terhadap musik yang tertuang dalam mahakarya album "Dawai in paradise’". “It is my great hope that Dawai can sound like Paradise on Earth”, ujar Dewa Budjana. "Dawai in Paradise" seperti sebuah catatan perjalanan dawai seorang Dewa Budjana, oleh karena itu album ini tak hanya menyuguhkan karya-karya terbaru Dewa Budjana, namun album ini juga merangkum beberapa lagu yang mewakili keempat album Solo Dewa Budjana sebelumnya, yaitu; Nusa Damai (1997), Gitarku ( 2000), Samsara (2003) dan Home (2005). Lagu-lagu yang terdapat dalam album "Dawai in Paradise" diantaranya adalah Gangga (2010), Masa Kecil (2011), Dawaiku (2009), Kromatik Lagi (1991), Backhome (2002), Malacca Bay (2005), Kunang-Kunang (1999), Lalu lintas (1998), Caka 1922 (1997), Rerad Rerod (2001), On The Way Home (2005). Di album ini Dewa Budjana melibatkan beberapa musisi kenamaan Indonesia dan internasional  seperti Peter Erskine, Dave Carpenter, Howard Levy, reggie Hamilton, Vinod Gangani, Indra Lesmana, Aminoto Kosin, Sophia latjuba, Sandy Winarta, Ronald Fristianto (Eks. Drummer GIGI), Shadu Rasjidi, Rishanda Singgih, Irsa Destiwi, Saat Syah, Bintang Indrianto, Ade Irawan, dan lain lain. Album-album solo Dewa Budjana sebelumnya berada dalam naungan Sony Music Entertainment Indonesia, Namun album "Dawai in Paradise" adalah project pribadi Dewa Budjana. Di album ini Dewa Budjana menjadi eksekutif produser, produser, komposer,  arranger, dan synth programmer / voice dan dirilis bersama Demajors . Dewa budjana menyatakan bahwa dirinya mendedikasikan album ini untuk keluarganya tercinta, Bora (istrinya), Deva dan Dawai kedua putranya. Bagi Dewa Budjana musik adalah sebuah perjalanan spiritual . Abum "Dawai in Paradise" merupakan refleksi dari perjalanan spiritual dan kecintaannya tehadap Dawai. (Jogjanews.com/Nilu)

Leave Comment

Name
Email
Comment
Umm captcha not work
Security Code