<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>The Real Jogja &#187; SOSIAL POLITIK</title>
	<atom:link href="http://jogjanews.com/category/diy/umum/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://jogjanews.com</link>
	<description>Seni Budaya, Wisata dan Gaya Hidup Jogja</description>
	<lastBuildDate>Sun, 01 Aug 2010 02:15:06 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=abc</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Baasyir: Model bom belum saatnya dilakukan</title>
		<link>http://jogjanews.com/2009/08/14/baasyir-model-bom-belum-saatnya-dilakukan/</link>
		<comments>http://jogjanews.com/2009/08/14/baasyir-model-bom-belum-saatnya-dilakukan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 Aug 2009 06:51:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Editor2</dc:creator>
				<category><![CDATA[BERITA JOGJA]]></category>
		<category><![CDATA[SOSIAL POLITIK]]></category>
		<category><![CDATA[bom bunuh diri]]></category>
		<category><![CDATA[ustadz abu bakar baasyir]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jogjanews.com/?p=2536</guid>
		<description><![CDATA[Pengasuh pondok pesantren Al Mukmin Ngruki Sukoharjo, Ustadz Abu Bakar Baasyir menyatakan dirinya tidak sepakat dengan model jihat dengan cara melakukan bom bunuh diri namun ia tidak bisa melarang cara tersebut.
&#8221;Ada yang ijtihad jihad dengan bom, saya tidak sependapat itu tetapi saya tidak bisa melarang dengan mutlak karena itu Alloh yang menentukan nantinya,&#8221; terang Baasyir [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://jogjanews.com/2009/08/14/baasyir-model-bom-belum-saatnya-dilakukan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jenazah Noordin M Top Diterbangkan ke Jakarta melalui Bandara Adisutjipto</title>
		<link>http://jogjanews.com/2009/08/08/jenazah-noordin-m-top-diterbangkan-ke-jakarta-melalui-bandara-adisutjipto/</link>
		<comments>http://jogjanews.com/2009/08/08/jenazah-noordin-m-top-diterbangkan-ke-jakarta-melalui-bandara-adisutjipto/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 08 Aug 2009 10:44:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Editor2</dc:creator>
				<category><![CDATA[BERITA JOGJA]]></category>
		<category><![CDATA[SOSIAL POLITIK]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jogjanews.com/?p=2405</guid>
		<description><![CDATA[Bandara Adi Sutjipto kembali menjadi bahan pembicaraan masyarakat Indonesia setelah menjadi tempat untuk menerbangkan jenazah orang yang diduga sebagai Noordin M.Top, gembong teroris paling dicari di Indonesia ke Jakarta dengan menggunakan pesawat Fokker 100 Trans Wisata milik Artha Graha.
Jenazah gembong teroris yang tewas dalam peyergapan di  Beji, Temanggung, Jawa Tengah tersebut diterbangkan tidak lama setelah [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://jogjanews.com/2009/08/08/jenazah-noordin-m-top-diterbangkan-ke-jakarta-melalui-bandara-adisutjipto/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Guide pariwisata membutuhkan penyuluhan soal flu babi</title>
		<link>http://jogjanews.com/2009/07/31/guide-pariwisata-membutuhkan-penyuluhan-soal-flu-babi/</link>
		<comments>http://jogjanews.com/2009/07/31/guide-pariwisata-membutuhkan-penyuluhan-soal-flu-babi/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 31 Jul 2009 14:50:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Editor2</dc:creator>
				<category><![CDATA[BERITA JOGJA]]></category>
		<category><![CDATA[SOSIAL POLITIK]]></category>
		<category><![CDATA[flu babi]]></category>
		<category><![CDATA[WISATA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jogjanews.com/?p=2190</guid>
		<description><![CDATA[Dinas Kesehatan Provinsi DIJ diminta dapat melakukan  koordinasi dan kerja sama dengan pelaku pariwisata di Jogjakarta mengenai pemberian  informasi tentang semakin banyaknya pasien positif virus H1N1 di Jogja.
Ketua Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) DIJ, Andi Mudhi’uddin mengatakan keberadaan pramuwisata (guide) di lapangan sangat penting dalam dunia pariwisata, sehingga mereka perlu diberi informasi yang cukup mengenai sudah [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://jogjanews.com/2009/07/31/guide-pariwisata-membutuhkan-penyuluhan-soal-flu-babi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Layanan pengurangan dampak Napza sudah sampai di Puskesmas</title>
		<link>http://jogjanews.com/2009/07/31/layanan-pengurangan-dampak-napza-sudah-sampai-di-puskesmas/</link>
		<comments>http://jogjanews.com/2009/07/31/layanan-pengurangan-dampak-napza-sudah-sampai-di-puskesmas/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 31 Jul 2009 14:22:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Editor2</dc:creator>
				<category><![CDATA[BERITA JOGJA]]></category>
		<category><![CDATA[SOSIAL POLITIK]]></category>
		<category><![CDATA[HIV]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[narkoba]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jogjanews.com/?p=2188</guid>
		<description><![CDATA[Sebanyak dua Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Kota Jogjakarta telah dilengkapi dengan layanan pengurangan dampak buruk penggunaan Napza suntik yaitu dengan menyediakan terapi metadon. Dua Puskesmas tersebut adalah Puskesmas Umbulharjo I dan Puskesmas Gedongtengen.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Jogjakarta, Choirul Anwar mengatakan para pengguna Napza suntik dapat memanfaatkan terapi dari layanan pengurangan dampak buruk Napza secara [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://jogjanews.com/2009/07/31/layanan-pengurangan-dampak-napza-sudah-sampai-di-puskesmas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Angka kematian ibu, bayi dan Balita DIJ turun</title>
		<link>http://jogjanews.com/2009/07/29/angka-kematian-ibu-bayi-dan-balita-dij-turun/</link>
		<comments>http://jogjanews.com/2009/07/29/angka-kematian-ibu-bayi-dan-balita-dij-turun/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 29 Jul 2009 15:14:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Editor2</dc:creator>
				<category><![CDATA[BERITA JOGJA]]></category>
		<category><![CDATA[SOSIAL POLITIK]]></category>
		<category><![CDATA[angka kematian ibu]]></category>
		<category><![CDATA[balita]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jogjanews.com/?p=2192</guid>
		<description><![CDATA[Dinas Kesehatan Provinsi DIJ mencatat rendahnya angka kematian ibu, bayi dan Balita di DIJ. Pada tahun 2009 ini, angka kematian Ibu mencapai 104/100.000 kelahiran. Untuk bayi sebanyak 17/1000 kelahiran, dan Balita sebanyak 19/1000 kelahiran.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan (Dinkes) DIJ, Daryanto Chadarie, mengatakan  angka kematian ibu di DIJ jauh lebih rendah daripada angka nasional. [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://jogjanews.com/2009/07/29/angka-kematian-ibu-bayi-dan-balita-dij-turun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bentang Pustaka dan Kidia ber-Hari Tanpa TV</title>
		<link>http://jogjanews.com/2009/07/26/bentang-pustaka-dan-kidia-ber-hari-tanpa-tv/</link>
		<comments>http://jogjanews.com/2009/07/26/bentang-pustaka-dan-kidia-ber-hari-tanpa-tv/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 26 Jul 2009 07:35:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[SOSIAL POLITIK]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jogjanews.com/?p=2154</guid>
		<description><![CDATA[
Kelompok Bentang Pustaka dan Kidia Jogjakarta menggelar kampanye Sehari Tanpa Televisi di halaman Kantor Pos Besar Jogjakarta, Minggu (26/7). Mereka menilai saat ini anak-anak telah menjadi korban banyaknya tayangan media elektronik yang dinilai tidak mendidik. Lebih dari itu terlalu banyak menonton televisi memicu luka pada fotokimia retina anak.
Belasan anggota Bentang Pustaka dan Kidia Jogjakarta ini [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://jogjanews.com/2009/07/26/bentang-pustaka-dan-kidia-ber-hari-tanpa-tv/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hendropriyono: Terorisme bak Jimat Candrabirawa milik Narasoma</title>
		<link>http://jogjanews.com/2009/07/25/hendropriyono-terorisme-bak-jimat-candrabirawa-milik-narasoma/</link>
		<comments>http://jogjanews.com/2009/07/25/hendropriyono-terorisme-bak-jimat-candrabirawa-milik-narasoma/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 24 Jul 2009 20:37:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[SOSIAL POLITIK]]></category>
		<category><![CDATA[BIN]]></category>
		<category><![CDATA[Hendropriyono]]></category>
		<category><![CDATA[teror]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jogjanews.com/?p=2006</guid>
		<description><![CDATA[
Terorisme bak Jimat Candrabirawa milik Narasoma
Ramai-ramai tentang peledakan bom sebagaimana yang terjadi diHotel JW Marriot serta Ritz Charlton telah menjadi study mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Hendropriyono selama beberapa tahun terakhir.
Kepada wartawan di kampus UGM, Jum&#8217;at (24/7) sore, Kepala BIN pada jaman Megawati Soekarnoputri tersebut mengatakan sangat sulit untuk mengatasi persoalan terorisme karena paham [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://jogjanews.com/2009/07/25/hendropriyono-terorisme-bak-jimat-candrabirawa-milik-narasoma/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pasien suspect flu babi meningkat, Sardjito siapkan PCR</title>
		<link>http://jogjanews.com/2009/07/23/pasien-suspect-flu-babi-meningkat-sardjito-siapkan-pcr/</link>
		<comments>http://jogjanews.com/2009/07/23/pasien-suspect-flu-babi-meningkat-sardjito-siapkan-pcr/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 23 Jul 2009 15:09:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[FEATURES]]></category>
		<category><![CDATA[SOSIAL POLITIK]]></category>
		<category><![CDATA[flu babi]]></category>
		<category><![CDATA[Jogja]]></category>
		<category><![CDATA[Sardjito]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jogjanews.com/?p=1972</guid>
		<description><![CDATA[Rumah Sakit Umum Pusat dr Sardjito mempersiapkan Polymerase Chain Reaction (PCR) untuk mengantisipasi makin banyaknya pasien suspect flu babi yang dirawat di rumah sakit tersebut. PCR adalah alat yang digunakan untuk mendeteksi indikasi flu babi di darah, lendir hidung dan lendir tenggorokan pasien.
Menurut Kepala Tim Penangganan Flu Burung dan Flu Babi RSUP dr Sardjito, dr [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://jogjanews.com/2009/07/23/pasien-suspect-flu-babi-meningkat-sardjito-siapkan-pcr/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Wawali: Jogja beruntung…</title>
		<link>http://jogjanews.com/2009/07/23/wawali-jogja-beruntung%e2%80%a6/</link>
		<comments>http://jogjanews.com/2009/07/23/wawali-jogja-beruntung%e2%80%a6/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 23 Jul 2009 06:05:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[SOSIAL POLITIK]]></category>
		<category><![CDATA[bom]]></category>
		<category><![CDATA[flu babi.teror]]></category>
		<category><![CDATA[Jogja]]></category>
		<category><![CDATA[WISATA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jogjanews.com/?p=1969</guid>
		<description><![CDATA[Terjadinya ledakan bom di Jakarta serta  munculnya pasien flu babi di mata Wakil Walikota Jogjakarta Haryadi Suyuti sebagai berkah dalam kaitan peningkatan wisatawan ke Jogja sebagai daerah tujuan wisata kedua setelah Bali.
&#8220;Kondisi secara nasional seperti ini, maka penjagaan Kota Jogjakarta agar tetap kondusif harus menjadi perhatian serius. Seluruh komponen masyarakat baik itu pelaku wisata [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://jogjanews.com/2009/07/23/wawali-jogja-beruntung%e2%80%a6/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Munas XI Kagama dimulai</title>
		<link>http://jogjanews.com/2009/07/23/munas-xi-kagama-dimulai/</link>
		<comments>http://jogjanews.com/2009/07/23/munas-xi-kagama-dimulai/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 23 Jul 2009 06:01:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[SOSIAL POLITIK]]></category>
		<category><![CDATA[Kagama]]></category>
		<category><![CDATA[Munas]]></category>
		<category><![CDATA[UGM]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jogjanews.com/?p=1966</guid>
		<description><![CDATA[Sebanyak empat menteri dari Kabinet Indonesia Bersatu yang juga merupakan alumnus dari Universitas Gadjah Mada (UGM) akan menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) XI Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) 24-26 Juli di Jogjakarta.
Mereka adalah, Menteri Pekerjaan Umum (PU) sekaligus Ketua Umum Pimpinan Pusat Kagama, Djoko Kirmanto, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (PAN) Taufiq Effendi, Menteri Kesehatan Siti [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://jogjanews.com/2009/07/23/munas-xi-kagama-dimulai/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
