Jogjanimations “Jogja Animation Gallery”,Berjuang Wujudkan Mimpi Jogja Industri Animasi 2012

August 15th, 2010 | 21:20

anaimasi

Dunia animasi di Yogyakarta sepertinya segera menggeliat setelah tak terdengar suaranya untuk beberapa waktu lamanya tenggelam oleh dunia animasi Jakarta sebagai kiblat industri animasi di tanah air padahal banyak pelaku animasi Yogyakarta mempunyai kemampuan yang mumpuni di tanah air.

Harapan itu muncul setelah Sabtu(17/7) yang lalu secara resmi diluncurkan Komunitas Jogjanimations sebagai usaha untuk memperkenalkan, mengajak dan membangun masyarakat di Yogyakarta memahami, peduli dan memiliki apresiasi terhadap dunia animasi.

Dan Sabtu (14/8), Jogjanimations menggandeng Museum Benteng Vredeburg, memulai langkah pertama mereka untuk memperkenalkan dunia animasi Yogyakarta kepada khalayak dengan menyelenggarakan kegiatan Jogja Animations Gallery (JAG) di Gedung E Lantai II Museum Benteng Vredeburg.

Pengelola Jogjanimations Hanitianto Joedo mengatakan kegiatan JAG akan diselenggarakan setiap hari Sabtu minggu kedua tiap bulannya. Pelaksanaan JAG pertama kali pada Sabtu (14/8) akan menggelar kegiatan diskusi dan pemutaran film animasi dari komunitas animasi yang ada di Yogyakarta.

Diskusi dengan tema “Bagaimana Membuat Film Animasi?  Menghadirkan pembicara Hanitianto Joedo sebagai Direktur JAG. Selain itu juga ada pembicara lain yaitu Guntur Sarwohadi dari Asosiasi Game Developer Yogyakarta (AGDY) yang menjelaskan proses pembuatan game. Ada pula Edy Surachman, animator lokal yang menjelaskan software open source Blender yang bisa digunakan membuat animasi dan game serta Jonathan Sulistyo dari AMD yang akan menjelaskan hardware yang sesuai dan efisien membuat animasi.

Hanitianto Joedo menerangkan masyarakat umum memandang animasi itu pekerjaan sulit, bidang animasi hanya khusus untuk anak-anak tapi sebenarnya animasi itu bisa dilakukan siapa saja, dimana saja.

“Animasi itu bukan hanya persoalan gambar tapi juga cerita, musik, suara sehingga sebenarnya bisa dilakukan oleh siapapun,” kata pria yang sering dipanggil Joedo (Yudho) ini.

Menurut Hanitianto Joedo, kemunculan JAG juga untuk memberi wadah bagi pelaku animasi di Yogyakarta untuk saling berinteraksi mengenai animasi. Pelaku animasi dapat saling berhubungan berkomunikasi tentang dunia animasi.

“Membicarakan software apa yang bisa dipakai membuat animasi, pelaku punya kesulitan seperti apa yang bisa didapatkan tips dan triknya dari pelaku animasi lain. Di sini (JAG) menyediakan sarana itu semua,” kata Joedo.

Tujuan lain dari JAG ini adalah mengundang pelaku animasi Jakarta untuk membagi wawasan mengenai dunia animasi serta mereka bisa mengetahui bahwa di Yogyakarta juga mempunyai dunia animasi yang tak kalah kuatnya.

Hanitiantoi Joedo mengatakan, saat ini di Yogyakarta terdapat 20 komunitas pelaku animasi yang tersebar di seluruh wilayah Yogyakarta seperti Kulonprogo, Bantul, Gunungkidul, Sleman dan Kota Yogyakarta. “Mereka ini memang jarang tampil. Mereka sudah mendapatkan pekerjaan dari Malaysia dan Singapura. Baru di Yogyakarta ini, selain Jakarta tentunya, yang punya banyak pelaku animasi dan dapat berkarya. Bandung pun masih kalah, mereka hanya punya 10 komunitas animasi,” kata pria yang sudah menggeluti dunia animasi sejak tahun 2000 ini.

Joedo menambahkan kemampuan pelaku animasi di Indonesia sesungguhnya sangat bisa dibanggakan. Pelaku animasi Indonesia misalnya turut menciptakan animasi film Spiderman 1 dan 2. Animator Indonesia bisa membuat film animasi serial Upin Ipin. Karakter kemampuan animator Indonesia sangat bagus hanya tinggap persoalan peluang saja.

Joedo lalu menceritakan bahwa media televisi Indonesia belum ada yang menampilkan animasi buatan pelaku animasi di tanah air. Mereka lebih suka menampilkan animasi Spongebob atau Upin Ipin dan animasi dari luar negeri lainnya daripada produk animasi lokal.

Praktisi animasi ini memberi keterangan untuk membeli produk animasi lokal, televisi harus membayar Rp50 juta hingga Rp75 juta per episode per 30 menit. “(Televisi) beli (animasi luar negeri) hanya 1000US$ per 20 menit, karena mereka jual ke Asia ke Afrika. Satu stasiun membeli Rp50 juta untuk produk animasi lokla, stasiun lain ngga akan tayang. Mending buat sinetron,” jelas Joedo.

Saat ini setidaknya ada 124 animator Indonesia yang kualitasnya diakui luar negeri.”Yang bisa mengakui keahlian animator Indonesia ya luar negeri. Darimana mereka ini bisa hidup? Bekerja untuk iklan atau punya studio animasi. Dengan mengerjakan 3-4 animasi untuk iklan, mereka sudah bisa punya uang,” kata pembuat beberapa film animasi program pemerintah ini.

Jogjanimations sendiri tidak main-main dengan cita-cita mewujudukan Yogyakarta sebagai pusat industri animasi di tanah air. Hingga pertengahan tahun 2011 mendatang, Jogjanimations telah merancang 12 kali pertemuan dalam program JAG.

12 pertemuan dalam program JAG ini akan membahas tema tentang bagaimana membuat film animasi, proses produksi film animasi, membangun industri animasi Indonesia, animasi dalam game dan konten, proses produksi serial animasi, animasi dalam periklanan, proses produksi layar lebar (movie0, animasi untuk arsitektur, studio animasi Indonesia, belajar animasi: sekolah, kursus, belajar sendiri?, membangun studio animasi dan bisnis animasi dan animasi dan animator Jogja Go Internasional.

Selain JAG, Jogjanimations melengkapi JAG dengan program Tour d’Animations yaitu program pengenalan dunia animasi ke sekolah dan kampus yang ada di Yogyakarta dengan mengemas kegiatan pengenalan animasi dalam bentuk apresiasi animasi, pemutaran film animasi, workshop dan diskusi animasi.

JAG dan Tour d’Animations merupakan langkah awal dari master plan pengembangan industri animasi di Yogyakarta yang akan dilakukan dalam satu tahun ke depan. “Tahun berikutnya dilakukan pendidikan animasi, kemudian dibuat inkubasi dan pada 2012 mendatang industri animasi sudah tersedia di Yogyakarta,” kata Joedo. (The Real Jogja/joe)


Share on Facebook

Category : HEADLINE, HOBI | 1,134 views
Tags : ,

4 Responses to “Jogjanimations “Jogja Animation Gallery”,Berjuang Wujudkan Mimpi Jogja Industri Animasi 2012”

  1. Bayu says:

    Mas, mau tanya… kalo gak salah studio animasi di jogja kan yang terkenal Kasat Mata ya…mereka juga pada ikut mempelopori komunitas juga?

    tq,

  2. aris irawan says:

    makasih atas search infonya… ternyata jogja punya potensi besar yang tersembunyi dibidang industri animasi, dengan bantuan banyak pihak saya yakin produk2 animasi lokal suatu saat nanti akan menjadi tuan rumah di negeri sendiri.
    untuk menuju kesana kita perlu kerja keras dan jangan sungkan untuk kerjasama dengan pihak manapun.
    klo punya info ke 20 komunitas animasi di jogja tersebut n aktifitasnya bisa kirim ke email :aris_irwn@yahoo.com

    hidup animasi lokal, jayalah selalu….

  3. tri says:

    hii
    mau tanya jogja animasi galleri itu punya t4 kumpul2 nya gak sehh?
    ada yg tau?
    aku pingin gabung n belajar animasi..i think that the only one what i dream..
    plis help me if u know more about jogja animasi comunity

    • JOEDO says:

      Terima kasih atas sambutannya terhadap JOGJA ANIMATIONS GALLERY (JAG)
      (1) JAG punya acara untuk kumpul2 setiap bulan sekali (biasanya) pada hari Sabtu minggu ke-tiga, dengan acara nonton film animasi, diskusi ttg animasi, menampilkan animasi karya animator lokal, dll. mengenai tempatnya bisa berpindah2..
      untuk JAG Episode 2 akan diselengggarakan pada hari Sabtu tanggal 25 September 2010 pukul 3 s/d 6 WIB bertempat di TAMAN BUDAYA YOGYAKARTA , Jl. Sri Wedani 1, Yka (karena Museum Benteng Vredeburg digunakan untuk Festival Museum Yogyakarta)

      (2) untuk bergabung di JAG silahkan datang saja di setiap acara yang diadakan secara GRATIS!!! (acara terdekat seperti di atas).
      untuk belajar animasi, anda bisa mengikuti kursus yang diselenggarakan oleh beberapa LPK di Yogyakarta, atau di sekolah formal SMK Animasi atau D3 Animasi di Yogyakarta.

      (3) Untuk informasi dan keterangan lebih lanjut, dapat menghubungi Joedo di 0818 0780 3387 atau 0812 1575 3387 dan email: hjoedo@gmail.com atau jogjanimations@gmail.com

      (4) anda juga bisa mengikuti berbagai info ttg JAG di
      Facebook: jogjanimations dan twitter: @jogjanimations

      Salam Animasi

      JOEdo

Leave a Reply