Grup Band Mandarin Golden Dragon Raih Jawara MTV RedAmp “Are You Asean’s Best Band?”
August 7th, 2010 | 23:53

Golden Dragon ketika menjadi jawara MTV RedAmp "Are You Asean's Best Band?" di Mont Kiara Kuala Lumpur, 16 Juli 2010 lalu.
Ketekunan dan semangat untuk tetap ada dengan musik Mandarin yang dilakukan Golden Dragon akhkirnya membuahkan hasil juga. Satu-satunya grup band Mandarin yang ada di Yogyakarta ini berhasil meraih prestasi internasional dengan menjadi jawara di program MTV Red amp “Are You Asean’s Best Band?” pada Juli 2010 lalu.
MTV Redamp “Are You Asean’s Best Brand?” adalah kompetisi band se-Asia Tenggara yang diselenggarakan AIR ASIA redtix bekerjasama dengan MTV ASIA. Golden Dragon yang beranggotakan Icun Lin, Steven Zhang dan Stanley Zhong (vokalis), Bertho Yu (Keyboard), Dhanny Yu (gitar), Andre Wu (bass) dan Henz Wei (drum) memiliki lika liku kisah menuju kemenangan yang menarik.
“Kita hampir kehabisan waktu pengiriman lagu karena pas hari terakhir pengiriman lagu kita baru mengirim lagu,” cerita Icun Lin, leader Golden Dragon, Sabtu (7/8) di Graha Muncul Sleman Yogyakarta. Golden Dragon mengirimkan contoh lagu melalui video internet kepada penyelenggara (AIR ASIA redtix). Sebelum mengirimkan lagu, mereka membuat video klip lagu berbahasa Mandarin di daerah Imogiri.
Menurut Icun Lin, pada awalnya Golden Dragon sempat ragu apakah diperbolehkan oleh penyelenggara menggunakan bahasa Mandarin tapi akhirnya diperbolehkan menggunakan bahasa Mandarin yang merupakan bahasa ibu/mother tongue. “Justru penampilan dengan lagu mandarin hasil kreasi sendiri dan kreatifitas, skill bermusik mampu menarik perhatian juri dan voter,” kata pria berambut warna perak ini seraya menjelaskan Golden Dragon harus bersaing dengan 2575 grup band dari 10 negara di Asean untuk memenangkan kompetisi tersebut.
Dari Indonesia sendiri ada 400-an band peserta. Dari seluruh peserta yang mengikuti kompetis diseleksi hingga memunculkan 40 band dari 10 negara Asean, dengan 14 band diantaranya dari Indonesia yang selain berasal dari Yogyakarta, juga dari Bandung, Purwokerto serta Jakarta.
“17 Juni kita ke Malaysia untuk tampil di Kuala Lumpur bersama 40 finalis lainnya. Setelah menggelar rapat di Bali, pada 20 Juni 2010 juri menyebutkan Golden Dragon lolos 10 besar. Setelah itu oleh panitia lagu-lagu yang masuk 10 besar diperdengarkan ke seluruh dunia melalui voting di internet,” terang Icun Lin.
Setelah dua minggu proses vote, akhirnya pada 7-9 Juli, Golden Dragon diundang kembali ke Malaysia karena masuk sebagai tiga besar. Tanggal 10 Juli di karantina sampai 18 Juli. “Setiap hari setiap 3 jam sekali kita selalu latihan,” cerita Icun Lin.
“Namun begitu, kita juga bisa main-main ke luar hotel seperti umumnya masyarakat Indonesia yang suka bermain. Kita jadi tahu seluruh daerah di Malaysia selama tiga hari itu. Beda sekali dengan anggota tiga besar lainnya seperti dari Pilipina dan Malaysia yang tidak berani keluar hotel lebih suka melakukan persiapan pentas, kata pria berambut warna perak ini.
Pada 16 Juli kita mengikuti final konser di Malaysia tepatnya di Mont Kiara, Kuala Lumpur.Dalam final ini, penilaian didasarkan pada 70 persen hasil dewan juri dan 30 persen dari voting hingga kemudian Golden Dragon dinyatakan sebagai pemenang atau juara I MTV Red Amp “Are You Asean’s Best Band?”.
Penjurian yg dilakukan oleh ke 5 pakar dalam bidang musik yaitu Roslan Azis (R.A.P production Malaysia), Adib Hidayat (Rolling Stone Indonesia), Hans Anwar (Brunei, Komposer Musik), Tony Ward (industri rekaman Hong Kong), Don Skelchy (Digital Industri) akhirnya memilih Golden Dragon band sebagai Champion MTV Redamp “Are You Asean’s Best Band” dengan mengalahkan tiga band masing2 dari Negara Thailand, Philipina, dan Malaysia.
“Golden Dragon adalah band yg unik, mereka membawakan musik dan vocal dengan sempurna, dan juga kostum dan pernampilan mereka sangat spektakuler, band ini band yang sangat unik, saya pikir mereka punya masa depan yang sangat baik, katanya Roslan Aziz seperti tertulis di rilis kepada pers.
“Kami bangga bisa mewakili Jogja dan Indonesia menjadi juara di Negara lain, ini adalah hasil dari perjalanan panjang kami selama 10 tahun ini” ujar Bertho Yu juga pengajar Musik di Purwacaraka Jogja
Lagu yang ditampilkan Golden Dragon dengan Judul “Shen Tang (The Palace of God’s) yang kental akan Gaya Rocknya. “Lagu ini mengisahkan dewi kayangan yang di cintai anak manusia. Tapi apa mau dikata, Dewi kayangan ini telah dijodohkan dengan Raja di dunia tersebut,” kata Icun Lin yang menulis sendiri lirik lagu ini dengan musik aransemen Bertho Yu.
Sebelumnya Golden Dragon sudah menelorkan 4 album indi, dan 1 lagu major label “Boom Bang Boom” (Imlek Song). Golden Dragon juga pernah menjadi pebgisi acara dalam kompetisi menyanyi Mandarin “Chen Sing” yang pernah digelar Indosiar, tampil dalam Oriental Night ANTV 2006, Pengisi acara di International Laksamana Cheng Hoo, lolos 30 Finalis LA Indi Fest. (vin)
Atas keberhasilan ini Golden Dragon berhak mendapatkan hadiah uang 50 ribu ringgit Malaysia atau senilai Rp 120 juta ditambah kontrak recording Album International dan tour International bersama Asia Air .
“Sampai saat ini, kita masih menunggu kabar dari pihak penyelenggara untuk proses rekaman dan road show tour internasional bersama AIR ASIA,” kata Icun. (The Real Jogja/joe)
Share on Facebook
Tweet
Category : ARTIST, HEADLINE | 588 views
Tags : Golden Dragon Band, Icun Lin










