Pameran Gambar “Recette: Second Taste of Reality And Sunyata” Sebastien Szczryk&Greg Sindhana, Memadukan, Mempersatukan Persepsi Gambar Kolase Dua Seniman
July 15th, 2010 | 11:30

Salah seorang pengunjung sedang memotret karya kolase kolaboratif Sebastien Szczryk dan Greg Sindhana dalam Pameran Gambar mereka berdua di Kedai Kebun Forum, 12-24 Juli 2010
Kolaborasi seniman Polandia dan Yogyakarta hadir di ruang pamer Kedai Kebun Forum (KKF) Yogyakarta. Sebastien Szczyrk (Polandia) dan Greg Sindana (Yogyakarta) bersama-sama menggelar pameran gambar bertajuk “Recette: Second Taste of Reality and Sunyata” , 12-24 Juli 2010.
Ruang pamer KKF menjadi ruang bereksplorasi dan ekploitasi rasa seni dua seniman ini dengan menghadirkan karya-karya kolase khas seorang Sebastien Szczryk dan Greg Sindana. Sebastien Szcryk adalah seniman yang melibatkan berbagai disiplin ilmu dan eksperimen-eksperimen seni rupa seperti gambar, ilustrasi, lukisan dan pertunjukan.
Sementara Greg Sindana, sepertinya masih asyik dengan eksplorasi karya tanpa teks baik dalam bentuk gambar dan teks itu sendiri.Greg menghindari teks dengan segala implikasi-implikasianya. Itulah seorang Greg Sindana. Ia tak mau terpengaruh dengan segenap bentuk konvensi bagaimana menciptakan seni rupa.
Pameran “Recette: Second Taste of Reality and Sunyata”secara kekaryaan memamerkan gabungan-gabungan bentuk kolase Sebastien Szcyrk dan Greg Sindana. Karya-karya Greg yang dipamerkan di KKF ini sebelumnya sudah dipamerkan di Ruang Budaya Griya Lentera pada 21-27 Mei lalu dengan tema pameran “Totem Dan Reliabilitas” .
Karya-karya Greg membentuk mata berukuran kecil yang ada pada bidang tertentu. Ada pula bentuk mata berukuran besar tertempel begitu saja di ruang pamer. Sementara Sebastien Szczryk hadir dengan Kolaborasi Sebastien Szczryk dan Greg Sindana memang diniatkan untuk menghasilkan karya yang membagi, memadukan dan mempertemukan persepsi-persepsi sekaligus pertanyaan pertanyaan kedua sneiman ini untuk apa mereka menggunakan gambar dan kolase dalam karya mereka berdua.
Pada sebuah karya kolase kolaborasi ini, karya-karya kolase Sebastien secara artistik digabung dengan karya Greg. Kolase-kolase mereka saling melengkapi satu sama lain. Beberapa karya kolaborasi yang tercipta pada media kertas karton ini amat sulit untuk dipahami bentuk dan maknanya.
Sungguh membutuhkan daya pikir yang begitu besar bagi penonton atau harus berdiskusi panjang dengan kedua seniman ini untuk memahami bentukan karya gabungan mereka berdua. Barangkali yang bisa menjadi pemahaman adalah pada kolaborasi gambar ini hadir begitu banyak persepsi tentang cara menciptakan karya yang sesuai dengan pemikiran berkesenian mereka.
Tujuan pameran ini yang berkeinginan membagi, memadukan dan mempertemukan persepsi, pertanyaan Sebastien dan Greg tentang bagaimana menggunakan gambar kolase dalam karya-karya mereka sedikit banyak tercapai.
Sejumlah persepsi hadir pada perpaduan karya dua seniman ini. Kolase-kolase mereka bisa diinterpretasikan sebagai transformasi tentang hal-hal yang terjadi pada kehidupan sehari-hari. Melihat karya-karya kolase pribadi mereka maupun kolaborasi kolase mereka seperti melihat karya seni purba yang ditemukan di gua-gua.
Pameran “Recette: Second Taste of Reality and Sunyata” seperti tempat yang leluasa untuk Sebastien Szczryk dan Greg Sindana untuk berkolaborasi menggabungkan karya-karya kolase mereka menjadi karya kolaboratif yang mengundang banyak pertanyaan.
Namun pertanyaan memang tidak harus dicari jawabannya. Menikmati pemahaman-pemahaman individu dalam melihat karya kolaborasi ini sebenarnya mengundang kita untuk mencari-cari pemahaman individu sekaligus mengasah pemikiran kita untuk mencerna dan membuat pemahaman baru tentang sebuah karya yang dipamerkan. (The Real Jogja/joe)
Share on Facebook
Tweet
Category : HEADLINE, pameran | 272 views
Tags : Greg Sindhana, recette: second taste of reality and sunyata, Sebastien Szczryk










