Indonesia Visual Art Exhibition “Art For Our Live”, Dari ISI Yogyakarta Menuju Budapest Hongaria
April 30th, 2010 | 17:16
Lukisan figur sosok tokoh pewayangan karya Purbosiwi ini adalah salah satu lukisan yang akan dipamerkan di Indonesia Visual Art Exhibition "Art For Our Live" 4-14 Mei 2010 di Budapest Hongaria. Pada 4-14 Mei 2010 mendatang, Fakultas Seni Rupa ISI Yogyakarta akan menyelenggarakan Indonesia Visual Art Exhition
Visual Art Solo Exhibition “Genealogi” I Made Supena, Lukisan-Lukisan Alam Nan Penuh Ragam Pembacaan
April 30th, 2010 | 16:33
I Made Supena berfoto bersama dua lukisannya "Lansekap Gunung Agung serta "Mengenang Kedalam". Bagaimana alam raya ini dijadikan obyek hingga menghasilkan lukisan yang mempunyai ciri penampilan dari yang representatif (apa adanya) hingga formalis (sesuai keinginan seniman)? Jawabannya bisa disaksikan dalam karya-karya yang diciptakan...
Dibantu Pay Dan Dewiq, Cannonball Siap Bersaing di Industri Musik Tanah Air
April 30th, 2010 | 16:04
Empat personil band Cannonball ini telah meluncurkan single "Mengalah" ke pasar industri musik tanah air mulai 1 April lalu. Lagu tersebut dibantu penggarapannya oleh dua hit maker lagu di tanah air, Pay dan Dewiq Melepas lagu awal (single) ke pasar tidak hanya dilakukan artis Ibukota tapi juga musisi lokal. Seperti yang dilakukan kelompok...
Pameran Tunggal Fotografi “Boring Happy Days” Paul Kadarusman, Momen-Momen Yang Terlupakan Itu Adalah Keindahan Hidup
April 29th, 2010 | 19:07
Direktur LIP Yogyakart Marrie Le Sourd sedang memperhatikan salah satu foto karya Paul Kadarusman. Paul Kadarusman, dipahami Oscar Motulah sebagai fotografer dengan kecenderungan memanfaatkan seluruh media untuk berkomunikasi dengan banyak orang. Hal itu pula yang dilakukan Fotografer lulusan Institut Kesenian Jakarta saat menggelar Pameran Tunggal...
Pameran Tunggal “Aura Dzikir Putih” Kyai Fuad Riyadi, Karena Sesungguhnya Gusti Allah Itu Rasional
April 28th, 2010 | 09:19
Lukisan "Wolo-Wolo Kuwato" karya Kyai Fuad Riyadi. Hasrat Kyai Fuad Riyadi menuntaskan pameran tunggal yang pernah ia gelar beberapa bulan lalu akhirnya terlampiaskan sudah. Setelah pada 12 September 2009 silam menghadirkan pameran tunggal yang pertama di Bentara Budaya Yogyakarta, kini, pengasuh Pondok Pesantren Roudlotul Janah ini kembali...
Pameran Tunggal “Menggali Tulang” I Made Palguna, Semangat Mentranformasi Karya-Karya Lama
April 28th, 2010 | 09:05
I Made Palguna berfoto bersama lukisannya "Love Kiss" I Made Arya Palguna. Seorang perupa yang mempunyai kematangan pengalaman estetik hadir mempersembahkan karya seni rupa terbarunya bagi publik pecinta serta penikmat seni rupa di Yogyakarta. Untuk kali ke 13, seniman kelahiran Ubud Bali ini menghadirkan pameran tunggalnya dihadapan publik...
JNM Hadirkan Tragedi Falun Dafa Dalam Pameran Internasional “Sejati, Baik, Sabar”
April 28th, 2010 | 08:34
Lukisan Dong Xiqiang (Los Angeles, Amerika Serikat) berjudul "An Orphan Sorrow" (Derita Anak Yatim Piatu,2006) adalah salah satu pameran lukisan yang akan dipamerkan dalam Pameran Internasional "Sejati-Baik-Sabar" di Jogja National Museum 30 April-7 Mei 2010 mendatang. Jogja National Museum bekerjasama dengan Yayasan Kreasi Sejati...
Pameran Tunggal “Cryptic Realism, Heritage And Me” Mufi Mubarok, Figur-Figur Surealis Nan Ringan
April 27th, 2010 | 13:34
Lukisan Mufi Mubarok "Never Gonna Stop" bercerita perlawanan masa silam sebagai warisan untuk dibandingkan dengan teknologi masa kini. Setelah Hary Prajitno beberapa bulan lalu menghadirkan pameran instalasi Something We
Pameran Seni Rupa “Bambooisme”, Hadirkan Dimensi Spiritual Pada Bambu
April 27th, 2010 | 13:00
Andi Ramdani berfoto di depan lukisan Monalisa dengan tangan dan wajah yang dibentuk dari anyaman bambu. Apa persamaan hewan dan manusia? Kalau pertanyaan itu diberikan kepada Andi Ramdani, maka ia menyodorkan bambu sebagai jawabannya. Loh kok?
Pameran Seni Rupa “Meringkus Waktu”, Ketika Katirin Memaknai Waktu
April 26th, 2010 | 08:41
Lukisan "Waiting For President Call" karya Katirin. Manusia adalah rangkaian gerak sepanjang pergulatan hidup yang penuh misteri. Barangkali seperti itu benang merah dari pameran seni rupa bertajuk










