Kik Wahyu Peshang, Seniman Muda yang Menempuh Jejak Dalam Realistik Pisangisme

February 15th, 2010 | 19:18

Kik Wahyu Peshang bersama anak pertamanya berdampingan dengan Prof. Damarjati Supadjar didepan lukisannya "Heaven Niceday" pada pembukaan pameran tunggal Kik Wahyu, Sabtu (13/2).

Kik Wahyu Peshang bersama anak pertamanya berdampingan dengan Prof. Damarjati Supadjar didepan lukisannya "Heaven Niceday" pada pembukaan pameran tunggal Kik Wahyu, Sabtu (13/2).

Masih sedikit seniman muda Yogyakarta yang meneguhkan isme kesenimanannya pada satu subtansi logika berfikir yang kemudian membentuknya menjadi karya-karya seni menawan. Diantaranya yang sedikit itu adalah Kik Wahyu Peshang.

Isme yang ia pilih itu adalah isme pisang. Sejarahnya panjang mundur kebelakang 10 tahun yang lalu ketika ia memutuskan menggunakan isme pisang ini dalam menjalani karir seni rupanya. Namun perkenalan yang membentuk pengalaman tentang pisang hingga kemudian menemukan isme pisang itu telah dilalui sejak masa kecilnya di Banyuwangi.

Kik Wahyu bercerita dari kecil cerita kehidupannya selalu mengenai pisang. Pisang seperti sudah menjadi makanan tetapnya. Ia sering diajak bapaknya yang mempunyai kebun pisang diajak mengambil pisang dari pohonnya dengan cara disenggek.


Share on Facebook

Category : ARTIST, HEADLINE | 322 views
Tags : , ,

Leave a Reply