Upacara Adat Rabu Pungkasan Wonokromo Pleret, Cara Khas Warga Wonokromo bersyukur

February 10th, 2010 | 22:14

Beberapa anggota pasukan lombok abang memanggul lemper raksasa yang akan dibagikan kepada warga saat kirab budaya yang menjadi bagian dari upacara adat Rebo Pungkasan yang diselenggarakan masyarakat Wonokromo, Pleret, Bantul Selasa(9/2) malam

Beberapa anggota pasukan lombok abang memanggul lemper raksasa saat kirab budaya upacara adat Rebo Pungkasan di Jalan Imogiri Bantul. Sementara warga masyarakat mengikuti lemper raksasa itu didepan maupun dibelakang pasukan lobok abang. Upacara adat Rebo Pungkasan yang diselenggarakan masyarakat Wonokromo, Pleret, Bantul Selasa(9/2) malam

Bagi masyarakat di pedukuhan-pedukuhan Desa Wonokromo Plered Bantul, lemper barangkali tidak hanya enak secara biologis namun juga ampuh secara psikologis. Sehingga ia harus rela untuk berjam-jam menunggu kirab lemper lewat didepan mereka. Lebih dari itu mereka itu rela berdesak-desakan berebutan mendapatkan lemper yang dilemparkan ke arah mereka.

Itulah pemandangan yang bisa disaksikan di sepanjang Jalan Imogiri km 11-12 serta Balai Desa Wonokromo Pleret Bantul, Selasa (9/2) malam. Ribuan warga dari segala usia ini begitu antusias mengikuti upacara adat Rabu Pungkasan (wekasan). Di sebut Rabu Pungkasan karena


Share on Facebook

Category : FOTO, HEADLINE | 718 views
Tags : , , ,

3 Responses to “Upacara Adat Rabu Pungkasan Wonokromo Pleret, Cara Khas Warga Wonokromo bersyukur”

  1. vicsa says:

    aku nonton semalam, seru banget

  2. hasanuddin bin hamzah zaini says:

    setiap akhir bulan safar, selalu ingat acara Rabu Pungkasan yang diselenggarakan di desa Wonokromo Jejeran Pleret.mengenang masa kecil

  3. hasanuddin bin hamzah zaini says:

    Semoga acara yang penuh dengan makna religius dan budaya yang telah di wariskan oleh nenek moyang kita ini,dapat di pethankan dan di uri2 agar anak cucu dapat menikmati warisan yang sakral ini.

Leave a Reply