Performing Art Jogja Lumbung Seni, manunggaling seniman dengan masyarakat
December 29th, 2009 | 20:22

Hendra Himawan yang berlaku sebagai sosok Gathotkaca menyeberang jalan di perempatan jalan sisi timur di Kawasan Titik Nol Yogyakarta.
Ada pemandangan yang tak biasa muncul di kawasan titik nol Kilometer Yogyakarta pada Selasa (28/12) pagi ini. Tiba-tiba saja hadir sosok Gathotkaca diikuti beberapa bakul gendong yang menggendong kresek berjalan menuju Titik Nol dari arah Taman Budaya Yogyakarta.
Pemakai jalan raya, pejalan kaki juga para wisatawan memperhatikan sosok Gathotkaca dan para Mbok Bakul Gendhong. Untuk beberapa lama rombongan ini menjadi pusat perhatian banyak orang. Rombongan yang dipimpin Gathotkaca itu kemudian menyeberang jalan saat lampu merah menyala. Rombongan sejenak berhenti pada beberapa karya patung tokoh nasional didepan Monumen SO1 Maret 1949.
Sejenak beristirahat, para bakul gendhong meletakkan bakul berupa kresek bergambar 10 seniman Yogyakarta sambil mengipas-ngipaskan jarik gendongnya. Sementara sang Gathotkaca menari ala Gathotkaca bolak-balik didepan para bakul gendhong.

Gathotkaca bersama Mbok-Mbok Bakul Gendhong melewati kawasan Taman Pintar Yogyakarta menuju ke Titik Nol Yogyakarta.
Rombongan kemudian menyeberangi traffic light menuju depan Gedung Agung Yogyakarta. Di tempat ini, para mbok-mbok bakul gendhong melambaikan tangan kepada wartawan foto yang pagi itu seperti mendapat durian runtuh.
Sementara sang Gathotkaca berada di samping mbok gendhong untuk turut diambil gambarnya. Apa yang dilakukan tokoh Gathotkaca dan para mbok bakul gendhong tersebut adalah performing art dalam rangkaian Biennale Jogja X-2009 yang berlangsung 11 Desember 2009 hingga 10 Januari 2010 mendatang.
Berperan sebagai tokoh Gathotkaca itu adalah Hendro
Share on Facebook
Tweet
Category : FOTO, HEADLINE | 557 views
Tags : Hendra Himawan, Jogja Lumbung Seni










