Inilah salah satu corak busana pengantin gaya Yogyakarta. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan berencana akan menerbitkan buku panduan upacara pengantin gaya Yogyakarta tahun 2010. Foto diambil dari mudahmenikah.wordpress.com
Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Yogyakarta berencana akan membakukan tata cara upacara pengantin gaya Yogyakarta pada tahun 2010 mendatang. Rencanakan itu dilakukan sebagai usaha untuk mengurani kesalahan-kesalahan yang sering muncul pada masyarakat Yogyakarta ketika sedang melakukan hajatan pengantin menggunakan tata upacara cara Surakarta.
Rencana membakukan tata cara upacara pengantin gaya Yogyakarta ke dalam bentuk buku panduan ini muncul pada Focus Group Discussion (FGD) Kajian Upacara Pengantin Gaya Yogyakarta Menuju Revitalisasi Prosesi, Uba Rampe dan Gendhing Pengiringnya di Rumah Dinas Ketua DPRD Kota Yogyakarta, Rabu (23/12).
Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Yogyakarta M Sudibyo mengatakan buku panduan tersebut adalah upaya dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Yogyakrta untuk mengurangi kerancuan penggunaan tata cara adat upacara pengantin masyarakat Kota Yogyakarta.
Selama ini, menurut Sudibyo banyak masyarakat Kota Yogyakarta yang menggunakan tata cara adat upacara pengantin dengan menggunakan gaya Surakarta dan bukan gaya Yogyakarta.
“Kerancuan itu itu kita ketahui setelah Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Yogyakarta menyelenggarakan Workshop Pranoto Adicoro Temanten bulan Juli lalu,” jelas Widyastuti, Kepala Seksi Pelatihan dan Pembinaan Nilai-Nilai Budaya Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Yogyakarta.
Penyelenggaraan FGD tentang Kajian Upacara Pengantin Gaya Yogyakarta Menuju Revitalisasi Prosesi, Uba Rampe dan Gendhing Pengiringnya, sebagai upaya untuk melakukan penyempurnaan terhadap kajian-kajian mengenai tata cara upacara pengantin gaya Yogyakarta yang dilakukan Dinas Pariwisata bersama Dewan Kebudayaan Kota Yogyakarta yang telah dilakukan sejak tiga bulan lalu.
Diterangkan Sudibyo, dalam FGD ini, diharapkan akan muncul koreksi-koreksi tentang kajian mengenai upacara pengantin gaya Yogyakarta yang telah dilakukan peneliti sehingga akan lebih menyempurnakan kajian tersebut sebelum pada tahun 2010 nanti diterbitkan dalam bentuk buku.
Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Yogyakarta mengundang para ahli pranata adicara pengantin gaya Yogyakarta, perias pengantin gaya Yogyakarta, ahli gendhing pengantin gaya Yogyakarta untuk dimintakan masukan-masukan demi kesempurnaan kajian yang telah dilakukan.
“ Kita masih akan menunggu Tahun Anggaran 2010 mendatang untuk bisa menerbitkan buku panduan itu,” terang Sudibyo seraya menambahkan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Yogyakarta tidak akan memaksakan buku panduan tersebut untuk bisa dipakai masyarakat.
Widyastuti sendiri berfikir, buku panduan upacara pengantin gaya Yogyakarta tersebut harus bisa diterbitkan agar gaya Yogyakarta dalam upacara pengantin masyarakat Yogyakarta tidak punah.
“ Kalau ngga (dibuat buku panduan) habis. Sebab di masyarakat Kota Yogyakarta banyak berkembang tata cara upacara pengantin yang semakin meninggalkan gaya Yogyakarta,” ungkap Widyastuti. (The Real Jogja/joe)










apakah skrng sdh terbit ..dimana sy bisa mendapatkan
bunga tunggu deh bukunya, biar lebih ngerti tentang panduan pengantin jogja
Rencana penerbitan buku tersebut sangat bagus dan kalo bisa diterbitkan buku pranataadicara versi jogja ,kalo ada?