Kelompok Kowemono, memilih patung sebagai bentuk eksistensi berkesenian

December 22nd, 2009 | 13:14

Anggota Kelompok Kowemono saat melakukan pameran patung perdana mereka di Bentara Budaya Yogyakarta, 12-20 Desember 2009. Dari Kiri-Kanan: Khusna Haridyanto, Dedy Maryadi, Mardiyanto, Yusuf Dilogo, Duvratz Anggelo, Saptoto K serta Fransgupta.

Anggota Kelompok Kowemono saat melakukan pameran patung perdana mereka di Bentara Budaya Yogyakarta, 12-20 Desember 2009. Dari Kiri-Kanan: Khusna Haridyanto, Dedy Maryadi, Mardiyanto, Yusuf Dilogo, Duvratz Anggelo, Saptoto K serta Fransgupta.

Telah lahir di jagad keseni rupaan Yogyakarta dengan percaya dirinya kelompok Kowemono. Sebuah kelompok seniman anak muda yang ingin menunjukkan bakat seni rupa mereka ke dalam seni patung.

Kelompok Kowemono baru lahir pada 12 Desember 2009 lalu. Kelompok ini diberanggotakan sembilan seniman muda yang menggeluti seni patung sejak pertama kali menginjakkan kaki di Program Seni Patung Fakultas seni Rupa Institut Seni Yogyakarta.

Ke sembilan anggota Kelompok Kowemono ini antara lain Arif Sulaiman, Duvratz Angelo, Dedy Maryadi, Fransgupta, Khusna Hardiyanto, Mardiyanto, Purwanto, Saptoto dan Yusup Dilogo.

Ada beberapa alasan mengapa kelompok Kowemono ini memilih seni tiga dimensi patung menjadi bentuk eksistensi berkesenian mereka. Pertama, ke sembilan anggota Kowemono ini berasal dari Jurusan seni Patung Fakultas Seni Rupa ISI Yogyakarta. Ada yang sudah lulus dan beberapa yang masih menyelesaikan studinya di jurusan tersebut.

Alasan lain dijelaskan Dedi Maryadi yang mengatakan seni patung adalah seni rupa yang mempunyai tingkat kompetensi yang tinggi karena dengan seni patung telah terjadi timbal balik antara seniman dengan benda-benda yang sebenarnya mati namun bisa diwujudkan dalam bentuk-bentuk patung. (tiga dimensi).


Share on Facebook

Category : ARTIST, HEADLINE | 556 views
Tags :

One Response to “Kelompok Kowemono, memilih patung sebagai bentuk eksistensi berkesenian”

  1. arifsulaiman says:

    kapan pameran lagi………? sik asik-asik karo senggegenggek…..!

Leave a Reply