Pentas boneka perca, ajak anak-anak cintai sejarah kampungnya
November 16th, 2009 | 20:10

Anak-anak kampung Mbumen yang mementaskan boneka dari kain perca
Yayasan Pondok Rakyat kembali melanjutkan kegiatan Srawung Kampung 2009 yang sudah dilaksanakan sejak 21 Oktober lalu. Minggu (15/11) yayasan yang peduli terhadap persoalan tradisi dan budaya masyarakat ini menyelenggarakan acara Pentas Boneka Perca yang diikuti anak-anak kampung Mbumen Kotagede.
Pentas boneka perca menampilkan tema
Share on Facebook
Tweet
Category : FOTO, HEADLINE | 610 views
Tags : pentas boneka perca, yayasan Pondok rakyat











RALAT:
1. Kegiatan Srawung Kampung ini dimulai sejak tanggal 1 – 21 November 2009, jadi BUKAN dimulai sejak 21 Oktober.
2. Yayasan Pondok Rakyat adalah sebuah LSM yang bergerak di bidang ‘urban development’ , bisa dilihat di http://www.ypr.or.id
3. Srandhul bukan kue, tapi kesenian rakyat.
4. Boneka Genderuwo BUKAN menggambarkan metafora orang PKI, tapi GENDERUWO adalah semacam ondel-ondel yang diarak keliling kampung dalam parade kampung, seperti karnaval, yang mengarak dua boneka Genderuwo. karnaval Genderuwo ini khas kampung Bumen.
dengan demikian, artikel ini diralat.
terima kasih.
Invani Lela Herliana
Yayasan Pondok Rakyat
Koord. Workshop Boneka Kain Perca & Pentas Boneka Kain Perca
RALAT:
Hantu-hantu pada pentas boneka ini BUKAN menggambarkan orang2 PKI yang menculik warga, tapi sejarahnya, Kampung Bumen dulunya adalah ‘kampung merah’ artinya 95% penduduk laki-laki di Bumen adalah aktivis PKI. jadi waktu terjadi geger ’65, banyak orang-orang Bumen yang ‘diciduk’.
jadi hantu disini menggambarkan oknum-oknum Orde Baru yang telah menculik, menangkap, dan menahan tanpa peradilan orang-orang Bumen (yang kebanyakan adalah aktivis PKI pada masa itu).
dengan komen ini saya harap ralat segera dibuat.
terima kasih banyak
-invani-
Yayasan Pondok Rakyat
koord. Pentas Boneka dan Workshop Boneka Kain Perca