Workshop mainan anak: Ajak guru ajari anak didik lestarikan dolanan anak
November 11th, 2009 | 09:08

Workshop hari kedua menghadirkan Rejo Utomo, wanita yang ahli membuat mainan othok-othok dari bambu apus.
Workshop permainan anak-anak yang menjadi bagian dari kegiatan Pekan Seni Anak 2009 akan berlangsung selama 3 hari ini menghadirkan beberapa cara pembuatan dolanan tradisional anak-anak yaitu mainan kitiran, othok-othok dan payung.
Di mulai senin (9/11) kemarin, workshop mainan anak-anak diisi dengan cara pembuatan dengan menghadirkan Wardiyono dari Komunitas Pojok Budaya Bantul. Kitiran ini dibuat dari bahan kertas berwarna-warni, bambu dan kawat.
Selasa (10/11) workshop mainan anak menghadirkan Rejo Utomo (75) yang mengajari cara membuat mainan othok-othok. Workshop yang dilakukan di Pendopo Taman Budaya Yogyakarta ini diikuti sekitar 30 peserta yang datang dari guru seni-budaya-ketrampilan (SBK) serta masyarakat umum.

Sudah selama 32 tahun lamanya, Rejo Utomo mencari penghidupan dengan membuat dolanan othok-othok dan beberapa mainan lainnya
Ditemui saat memberikan pelatihan, Rejo Utomo mengatakan dolanan anak-anak Othok-Othok ini dibuat dari bahan bambu apus, kertas, paku, teres dengan menggunakan peralatan gunting, pisau, palu, kayu. Pembuatan othok-othok ini bisa diselesaikan dalam waktu lima menitan.
Di pasaran , othok-othok ini dihargai Rp.1000 perbuah. Rejo Utomo tiap harinya bisa menghasilkan 1000 othok-othok. Wanita sepuh ini selain mahir membuat othok-othok, juga bisa membuat berbagai mainan tradisional antara lain manukan, layungan dan kembangan.

Tangan terampil Rejo Utomo ini mampu menghasilkan 30-an othok-othok perharinya
Share on Facebook
Tweet
Category : FOTO, HEADLINE | 1,117 views
Tags : Mbah Rejo Utomo, othok-othok, Pekan Seni Anak 2009, Workshop mainan anak











Simple kit of the Buster Gundam seen in Gundam Seed This low priced kit lacks complete articulation like