Semua Universitas di AS telah membuka kuliah seni karawitan
October 25th, 2009 | 08:51

Sugito Hadi Supadmo, memberikan workshop gamelan "Gamelan Kontemporer vs Gamelan Pakem" kepada siswa/1 SMA pada Ekpo "Dermaga XVII" Sanggar Nuun UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Sabtu(24/10)
Bagaimana perkembangan seni karawitan di dalam negeri dibandingkan luar negeri? Bagaimana pula caranya mengajarkan ulang kesenian karawitan agar menarik? Instruktur karawitan ISI Sugito Hadi Supadmo menuliskan jawaban-jawaban pada rubrik ini:
Seni karawitan (musik pentatonis) mendapatkan kedudukan yang istimewa di dunia seni pertunjukan Indonesia. Tentu saja, pernyataan ini tidak sekedar pujian atau basi-basi tanpa alasan. Di Surakarta dan Yogyakarta (eks ibukota kerajaan) yang hingga sekarang menjadi pusat budaya (kesenian), karawitan tidak memiliki status
Share on Facebook
Tweet
Category : HEADLINE, WACANA | 784 views
Tags : seni karawitan, Sugito Hadi Supadmo











Maaf, karena di sini ditulis bahwa Sugito Hadi Supadma (saya) sebagai instruktur karawitan dari ISI, maka perlu saya luruskan.
Pertama, saya mohon maaf kepada pihak ISI (Jogja maupun Solo) atas kekeliruan tulisan ini. Kedua, bahwa yang benar adalah instuktur karawitan di Sekolah Seni Jogjakarta.
Terimakasih
Terima kasih ralatnya. Mohon maaf.