Tari Lawung Agung: Media untuk mendesak adanya Pisowanan Agung
October 10th, 2009 | 23:11
Tarian Lawung Agung dijadikan media untuk mendesakan Pisowanan Agung oleh Paguyuban Tri Tunggal
Persoalan RUUK DIY kembali mengemuka di Yogyakarta. Paguyuban Tri Tunggal sebagai organisasi para kepala dukuh se Kabupaten Sleman berunjuk rasa meminta segera diselenggarakan Pisowanan Agung untuk mendapatkan kejelasan nasib Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta di masa depan.
Permintaan untuk segera dilakukan Pisowanan Agung Rakyat Yogyakarta oleh Paguyuban Tri Tunggal tersebut dilakukan dengan menampilkan tarian Lawung Agung, mahakarya tari yang diciptakan Hamengkubuwono I, di Kawasan Titik Nol-depan Monumen SO 1 Maret 1949.
Sebanyak 30 penari laki-laki menarikan tarian Lawung Agung dalam formasi
Share on Facebook
Tweet
Category : HEADLINE, PICTURE, TARI, WATCH | 987 views
Tags : Gerakan Moral Rekonsiliasi Pancasila, Hendro Plered, Paguyuban Tri Tunggal, Pisowanan Agung, Raja Kraton Yogyakarta, Romo Sapto, Sri Sultan Hamengku Buwono I, Sri Sultan Hamengku Buwono X, Tari Lawung Agung










