Seven Needles: sulam adalah soal feminim bukan soal gender
September 14th, 2009 | 15:00
Kristi Harjo Saputra (52) mentor kelompok Seven Needles dalam kelas sulam atau kristit
Tercapai sudah keinginan komunitas Seven Needles menyelenggarakan pameran untuk menampilkan karya seni sulaman dan tusuk silang (cross Stitch) mereka. Minggu kedua September ini komunitas yang menekuni hobi dunia jarum dan benang untuk kali pertama berhasil menyelenggarakan pameran hasil karya sulam dan serta tusuk silang telah mereka tekuni dengan menggunakan tempat di Karta Pustaka Yogyakarta.
Nama Seven Needles baru dipakai anggotanya awal bulan Agustus 2009 yang lalu. Namun komunitas ini, sebenarnya sudah berkumpul untuk menyelenggarakan kelas menyulam dan kristit sudah hampir setahun ini. Tempat untuk kelas selalu berpindah-pindah dari anggota satu ke anggota lain. Beberapa tempat yang digunakan untuk menyelenggarakan kelas menyalurkan hobi menyulam dan kristit adalah Kinoki klub, Laki Bini Restoran, LIP juga kediaman Kristi sendiri di daerah Pogung.
Kristi Harjo Saputra (52), yang dijadikan mentor anggota Seven Needles mengatakan nama Seven Needles diambil dari
Share on Facebook
Tweet
Category : HEADLINE, HOBI | 2,006 views











Saya tertarik karena saya hoby membuat handycraft , boleh tahu alamat nya dimana trims
Untuk para peminat menyulam, Seven Needles sudah mempunyai waktu dan tempat tetap untuk berkumpul, yaitu kumpul setiap hari Sabtu ke empat dalam setiap bulan , jam 15.30, di Toko GABY Cantik, jln. P Mangkubumi No.69 Jogja ( tepat seberang KR)
JADI : SABTU KE EMPAT JAM 15.30 DI TOKO GABY CANTIK, JL P. MANGKUBUMI No.69 – JOGJA.
info: 0274-3256788
wah jadi berminat menekuni dunia ini nih….
boleh minta alamatnya??????
bisakah saya mendapatkan patrun sulam,saya tertarik dan ingin mencoba menyulam.terima kasih sebelumnya
saya mau ikut kursus ini..alamatnya dimana ya..?? makasih
wah, saya tertarik….Boleh minta alamat nya ?