Perspektif Sri Sultan HB X tentang RUUK DIY
September 7th, 2009 | 01:08
Gubernur DIY,Sri Sultan HB X memberikan nasi tumpeng kepada perwakilan Kepala Dukuh se Sleman pada Malam Tirakatan Peringatan 64 tahun Maklumat 5 September 1945 di Bangsal Kepatihan, Sabtu (4/9)
Acara Malam Tirakatan Peringatan 64 Tahun Maklumat 5 September 1945 di Bangsal Kepatihan, Sabtu, 4 Agustus lalu sepertinya membawa kesan sekaligus pesan mendalam bagi Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X. Anak dari Sri Sultan Hamengku Buwono IX ini sepertinya sedang resah terhadap polemik berkepanjangan mengenai Rancangan Undang-Undang Keistimewaan DIY yang tak juga selesai terutama terhadap pihak-pihak yang tidak sadar sejarah kemunculan Keistimewaan DIY dimana nama sang bapak yang menjadi tokoh sentral atas sejarah munculnya Keistimewaan DIY tersebut.
Berikut perspektif Sri Sultan Hamengku Buwono mengenai sejarah Keistimewaan DIY dan cara pandangnya terhadap masa depan DIY yang dibacakan kepada segenap hadirin yang datang pada malam tirakatan tersebut.
Assalamu
Share on Facebook
Tweet
Category : HEADLINE, WACANA | 535 views
Tags : Bangsal Kepatihan, Malam Tirakatan 64 tahun Maklumat 5 September 1945, Serangan Oemoem 1 Maret 1949, Yogya Kembali 29 Juni 1949











saya mau tanya gimana cara menyampaikan pesan kepada Kanjeng Sri Sultan HB X?saya ada pesan untuk beliau tetapi bingung bagaimana cara menyampaikannya.terimakasih