<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Pameran seni rupa The Farmers Series:Saat Iwan Widjono membela petani</title>
	<atom:link href="http://jogjanews.com/2009/09/05/pameran-seni-rupa-the-farmers-seriessaat-iwan-widjono-membela-petani/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://jogjanews.com/2009/09/05/pameran-seni-rupa-the-farmers-seriessaat-iwan-widjono-membela-petani/</link>
	<description>Jogjanews.com &#124; Berita Seni dan Budaya Yogyakarta &#124; Pariwisata Jogja &#124; Direktori Seni Budaya Jogja &#124; Event Jogja</description>
	<lastBuildDate>Sun, 05 Feb 2012 21:40:08 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.4</generator>
	<item>
		<title>By: tembi contemporary</title>
		<link>http://jogjanews.com/2009/09/05/pameran-seni-rupa-the-farmers-seriessaat-iwan-widjono-membela-petani/comment-page-1/#comment-229</link>
		<dc:creator>tembi contemporary</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Oct 2009 11:21:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jogjanews.com/?p=2977#comment-229</guid>
		<description>Terima kasih untuk respon positifnya.  Nantikan program kami selanjutnya, masih berkenaan dengan nasip kaun terpinggirkan.  Iwan Wijono akan berkolaborasi dengan Vassan Sitthiket ( Thailand ), Khanh Bui ( Viet Nam ) dan banyak lagi.
Selayaknya seniman mengangkat dan berkontribusi pada kesejahteraan kaum marginal.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Terima kasih untuk respon positifnya.  Nantikan program kami selanjutnya, masih berkenaan dengan nasip kaun terpinggirkan.  Iwan Wijono akan berkolaborasi dengan Vassan Sitthiket ( Thailand ), Khanh Bui ( Viet Nam ) dan banyak lagi.<br />
Selayaknya seniman mengangkat dan berkontribusi pada kesejahteraan kaum marginal.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: RUHHAYAT</title>
		<link>http://jogjanews.com/2009/09/05/pameran-seni-rupa-the-farmers-seriessaat-iwan-widjono-membela-petani/comment-page-1/#comment-133</link>
		<dc:creator>RUHHAYAT</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Sep 2009 10:38:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jogjanews.com/?p=2977#comment-133</guid>
		<description>Menurut pendapat saya pameran Iwan Widjono Kali ini benar-mengejutkan, karena ini sangat nyata peduli dengan petani, peduli perut masyarakat Indonesia juga perutnya sendiri.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Menurut pendapat saya pameran Iwan Widjono Kali ini benar-mengejutkan, karena ini sangat nyata peduli dengan petani, peduli perut masyarakat Indonesia juga perutnya sendiri.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: RUHHAYAT</title>
		<link>http://jogjanews.com/2009/09/05/pameran-seni-rupa-the-farmers-seriessaat-iwan-widjono-membela-petani/comment-page-1/#comment-132</link>
		<dc:creator>RUHHAYAT</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Sep 2009 10:22:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jogjanews.com/?p=2977#comment-132</guid>
		<description>apa yang bisa kita perbuat bumi pertiwi sedang sakit parah dan akan bertambah parah. Lahan pertanian menjadi sempit di tumbuhi gedung-gedung, kwalitas tanah rusak oleh kimia, persediaan dan kwalitas air yang tidak memadai dari sumber mataair hingga saluran irigasi yang diacuhkan.
Bagaimana juga dengan pertunjukan penggundulan hutan dimana-mana, disulap sekejap bukit, gunung menjadi terbalik (kawah) karena pegerukan batubaranya. Disana emas dikuras, disini minyak dibor.
Apakah sampai saat  ini kita belum punya rasa merasa memiliki?
Apakah menunggu sampai semuanya menjadi terlambat?
Ini bukana salah siapa-siapa tapi ini kelalaian kita bersama.
Salut buat IWAN WIDJONO dan sukses</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>apa yang bisa kita perbuat bumi pertiwi sedang sakit parah dan akan bertambah parah. Lahan pertanian menjadi sempit di tumbuhi gedung-gedung, kwalitas tanah rusak oleh kimia, persediaan dan kwalitas air yang tidak memadai dari sumber mataair hingga saluran irigasi yang diacuhkan.<br />
Bagaimana juga dengan pertunjukan penggundulan hutan dimana-mana, disulap sekejap bukit, gunung menjadi terbalik (kawah) karena pegerukan batubaranya. Disana emas dikuras, disini minyak dibor.<br />
Apakah sampai saat  ini kita belum punya rasa merasa memiliki?<br />
Apakah menunggu sampai semuanya menjadi terlambat?<br />
Ini bukana salah siapa-siapa tapi ini kelalaian kita bersama.<br />
Salut buat IWAN WIDJONO dan sukses</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

