Aksi peduli tari Pendet mahasiswa Bali di Yogyakarta
August 30th, 2009 | 19:51
pertunjukan tari Pendet yang dilakukan Keluarga Putra Bali Purantara di perempatan kantor pos besar Yogyakarta, Minggu (30/8) berhasil menyedot perhatian massa
Kurang lebih 100 mahasiswa Bali yang berada di Yogyakarta yang tergabung dalam Keluraga Putra Bali Purantara, Minggu(30/8) sore menggelar Pertunjukan Peduli Tari Pendet.
Share on Facebook
Tweet
Category : HEADLINE, PICTURE, TARI, WATCH | 3,457 views
Tags : Pertunjukan Peduli Tari Pendet Keluarga Putra Bali Purantara











Rahajeng,
Aksi yang bagus..dan memang semestinya itulah yang dilakukan masyarakat indonesia yang dlam hal ini kapasitasnya sebagai keluarga putra BALI (KPB).Inilah pembelajaran besar.Jika tarian pendet tidak diklaim pihak lain,mungkin tidak akan ada aksi seperti ini.Sudah semestinyalah kita menghargai dan melestarikan budaya tradisional indonesia milik dan kebanggan rayat indonesia.Ditengah tuntutan perkembangan jaman metropolis..memang banyak generasi muda kita sudah tidak peduli lagi akan budaya tradisi.Katanya kuno..toh hal yang dibilang kuno itulah yang menjadi kekayaan kita sebagai bangsa.
Saya sebagai alumni mahasiswa jogja (yang juga orang bali),sangat bangga atas apa yang dilakukan mahasiswa dibawah payung keluarga putra BALI.Harapan saya,pertama ini bukan aksi insidental.hanya sesaat,tidak ada follow up.Semoga aksi ini menjadi momentum untuk anak2 bali khususnya dan indonesia pada umumnya untuk lebih meningkatkan kecintaan kita kepada budaya nasional.
Kedua,keluarga putra BALI yang katanya sebagai satu2nya wadah mahasiswa dan orang bali pada umumnya bisa lebih giat menjalankan fungsinya sebagai WADAH dan merangkul semua mahasiswa bali dengan latar belakang apapun (termasuk agama dan kepercayaan).Membangun persatuan yang kuat di jogja pada khususnya dan indonesia pada umumnya.Tingkatkan kesadaran dan persaudaraan.Semoga bangsa ini benar2 bisa menjadi bangsa yang maju.bukan sekedar wacana.
Akhir kata,saya mohon maaf jika ada kata dan/atau kalimat yang tidak berkenan.semata-mata adalah kekurangan saya sebagai makhluk tuhan.Suksma…Terimakasih