Lukisan berjudul Mata Bathin dan Instalasi Transplantasi karya Yudi Sulistya ini sudah terjual seharga Rp35 juta untuk 1 paket
Penyelenggara JAF #2 tak menyangka pameran karya seni yang dipamerkan di JAF #2 ini banyak diminati dan laku terjual. Sebelumnya penyelengagara bahkan tidak menargetkan penjualan atas karya seni yang dipamerkan. Jika pun ada target tidaklah banyak.
Pimpinan Heri Pemad Art Managenement selaku penyelenggara JAF #2, Heri Pemad menuturkan penjualan karya seni yang terjadi di JAF # 2 saat ini sungguh diluar dugaan mengingat kondisi ekonomi sekarang yang sangat tidak mendukung adanya aktifitas ekonomi karya seni.
“Ah sekalian aja di buat pamera walaupun pasar memang sedang lesu. Eh tenyata banyak yang terjual. Mungkin karena harga karya seni yang dipamerkan termasuk murah kali ya,” kata Heri Pemad saat dihubungi beberapa waktu lalu.
Herry Pemad menambahkan setidaknya sudah 35% karya seni yang dipamerkan sudah terjual termasuk karya seni semi instalasi dan karya fotografi. Bagi Heri dengan prosentase yang sebesar itu adalah hal yang sangat istimewa.
Lukisan karya Tri Wahyudi berjudul Merenung Tentang Sebuah Obsesi ini sudah terjual Rp14 juta
“Kalau ditulis lebih dari 40 persen barangkali angkanya ada di sekitar 35-40 persen ya saat ini,” kata CEO Heri Pemad Art Management ini.
Mengenai pembeli karya seni yang dipamerkan di JAF #2 ini, Herry menerangkan dari luar negeri ada yang berasal dari Korea, Jepang dan Malaysia. Sementara dari tanah air juga banyak jumlahnya. Pembeli dari luar negeri rata-rata dari galeri. Sementara pembeli dari tanah air kebanyakan juga dari galeri serta individu.
“Dari awal kita ngga ada target sebenarnya. Paling kalau ada yah 10 persen saja. Karena kita sadar kondisi ekonomi saat ini yang sedang sulit untuk jualan karya seni,” tandas Herry.
Yang istimewa dari JAF selain angka penjualan karya seni yang diluar dugaan juga keterlibatan seniman-seniman generasi muda. Di tuturkan Herry Pemad, seniman-seniman yang terlibat dalam pameran JAF #2 ini sebanyak 99persennya adalah seniman muda. Hanya 2 orang seniman yang bisa dikatakan senior.
“ Umur-umur mereka semuanya dibawah 30 tahun. Ada 2 seniman yang bisa dibilang senior tapi usianya juga masih 32 tahun. Yah seumuran saya lah,” kata pria berkacamata ini.(The Real Jogja/joe)
Karya lukis "Selamat Pagi Amanda" karya Maryata ini sudah dibeli dengan harga Rp27 juta
Karya seni instalasi dari mix media oleh Kik Wahyu Peshang ini terjual sebesar Rp45 juta









