Korban tenggelam Pantai Trisik ditemukan

August 25th, 2009 | 23:03

Topo Rifai (18) korban kecelakaan laut Pantai Trisik, Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) saat melaksanakan tradisi padusan menjelang bulan puasa (Jumat 21/8) lalu ditemukan Tim Sar Pantai Pandansimo, Kabupaten Bantul dalam kondisi tewas, (Senin 24/8) malam.

“Korban kami temukan terbawa ombak hingga tepi pantai dalam kondisi sudah tewas dan sudah mulai mengeluarkan bau busuk,” kata Komandan SAR Pantai Pandansimo, Bantul, Rismanto, Selasa (25/8).

Menurut Rismanto, korban yang tinggal di Dusun Bendo, Desa Ngentakrejo, Kecamatan Lendah, Kulonprogo tersebut kemudian dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Pandak.

“Tim Identifikasi Polres Bantul dan petugas medis kemudian melakukan pemeriksaan terhadap tubuh korban dan dipastikan korban adalah Topo Rifai salah satu korban laka laut saat pelaksanaan tradisi padusan di Pantai Trisik, Kulonprogo,” katanya.

Rismanto mengatakan, setelah pemeriksaan selesai pihaknya bersama dengan SAR Pantai Trisik kemudian mengantarkan jenazah Topo Rifai ke rumah duka dengan mengguunakan mobil SAR Pantai Parangtritis, Bantul.

Kapolsek Srandakan AKP Soetedjo mengatakan korban tewas murni akibat laka laut dan tidak ada tanda yang mencurigakan termasuk kemungkinan penganiayaan.

“Korban tewas murni karena laka-laut saat tradisi padusan di Pantai Trisik hari Jumat (21/8) minggu lalu” katanya.

Dengan ditemukannya korban laka laut di Pantai Trisik, Kulonprogo tersebut, maka tinggal satu korban laka laut yang belum ditemukan yakni


Share on Facebook

Category : BERITA JOGJA, HEADLINE | 257 views
Tags :

Leave a Reply