Manajemen baru PSIM berfoto bersama Pembina PSIM Haryadi Suyuti (tengah, baju putih)
Setelah tidak melakukan aktifitas keorganisasian selama beberapa waktu, klub sepakbola kesayangan masyarakat Kota Yogyakarta PSIM Yogyakarta akhirnya memperkenalkan struktur kepengurusan terbarunya kepada publik Jum’at (21/8) di Wisma PSIM.
Dalam struktur kepengurusan terbaru PSIM ini, muncul nama baru yaitu Najib M Sholeh, mantan anggota DPRD Kota Yogyakarta 2004-2009 yang menjabat sebagai Manajer Umum PSIM. Najib M Sholeh akan dibantu dengan beberapa pengurus lain seperti muka lama Dessy Arfianto sebagai sekretaris dan Joko Winarno sebagai bendahara. Sementara itu, beberapa kepala dinas SKPD Pemkot Yogyakarta juga mengisi posisi beberapa manajer untuk PSIM antara lain Kepala Dinas Ketertiban Kota Yogyakarta Wahyu Widayat sebagai manajer pertandingan serta Heru Priya Warjaka yang menjadi Kepala Dinas Perindagkoptan Pemkot Yogyakarta di plot menjadi smanajer media dan promosi PSIM.
Najib M. Sholeh mengatakan beberapa persiapan teknis tim PSIM akan segera dilakukan. Persiapan yang paling dekat dilakukan adalah seleksi pelatih PSIM yang akan dilakukan dalam 1-2 hari ke depan. Terkait siapa pelatih yang akan diseleksi managemen, Najib menolak mengatakan siapa saja orang-orangnya. Ia hanya mengatakan ada beberapa nama pelatih baru dan lama yang sudah siap diseleksi.
“Ada lah beberapa pelamar untuk melatih PSIM. Tapi tidak etis kalau saya sebutkan siapa-siapa mereka,” elak Najib.
Sementara itu, persiapan teknis lain adalah seleksi pemain yang akan mengisi tim PSIM untuk menjalani kompetisi Divisi Utama PSSI 2009-2010.Soal ini, Najib mengatakan mulai Senin (24/8) mendatang PSIM akan melakukan seleksi pemain dan akan dilakukan selama 1 minggu penuh. Manajemen PSIM akan mencari 23 pemain yang masuk dalam tim PSIM. Tanggal 1 September nanti, 23 pemain yang lolos seleksi akan diumumkan. Terkait adanya pemain asing di tubuh PSIM, Najib mengatakan manajemen PSIM akan memprioritaskan pemain produk PSIM.
“Untuk sementara tidak ada pemain asing di PSIM. Kita akan menyeleksi pemain-pemain lokal Yogya,” kata Najib, mantan anggota fraksi Golkar DPRD Kota Yogyakarta ini.
Sementara itu terkait dana untuk PSIM, Najib M Sholeh mengatakan saat ini dana yang dimiliki PSIM sebesar Rp2.5 M yang sudah dianggarkan dalam APBD Kota Yogyakarta 2009-2010. Dengan dana sebesar itu, PSIM akan menargerkan posisi papan tengah kompetisi Divisi Utama PSSI 2009-2010.
“Kemarin kan PSIM ada di papan bawah bahkan nyaris terdegradasi. Nah untuk tahun ini kita berharap bisa berada di papan tengah klasemen,”kata Najib.(The Real Jogja/joe)









