Rute keluar masuk penumpang Terminal Giwangan akan ditata ulang

August 20th, 2009 | 22:16

Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta merencanakan merancang ulang rute keluar-masuk penumpang di Terminal Giwangan dengan menyesuaikan lokasi pusat jajanan oleh-oleh dan kerajinan yang berada di lantai atas Terminal Giwangan. Rancang ulang rute keluar masuk terminal ini dilakukan sebagai usaha untuk mengatasi persoalan sepinya kegiatan ekonomi di Terminal Giwangan.

“Kami akan membuat layout keluar-masuk penumpang akan di terminal Giwangan. Bagaimana agar pengguna jasa bus/angkutan umum melewati pusat jajanan dan kerajinan,” kata Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) TPY Giwangan Immanudin Aziz kepada wartawan di kompek Balikota Yogyakarta, Senin(20/8). Namun Immanudin Aziz menambahkan pihaknya belum mengetahui kapan realisasi dari pembuatan lay out baru rute keluar-masuk penumpang bus/ angkutan di terminal Giwangan ini.

Immanudin Aziz menjelaskan, saat ini rata-rata penumpang yang datang ke Terminal Giwangan sebanyak 28.549 orang dan penumpang berangkat sebanyak 28.405 orang per hari. Menurutnya, sepinya penumpang bukan disebabkan bus atau angkutan umum yang masuk ke dalam terminal Giwangan hanya sedikit, namun karena banyak bus atau angkutan umum yang tidak beroperasi lagi.

“Misalnya bus AKAP (Antar Kota Antar Provinsi), dari 4.920 unit yang terdaftar hanya sekitar 1.000 unit saja yang beroperasi. Hal yang sama juga bus AKDP (Antar Kota Dalam Provinsi),” jelasnya.

Salah satu pedagang jajanan oleh-oleh Yogyakarta di Terminal Giwangan Kasminah, 61, meminta kepada Pemkot untuk segera menyelesaikan proses ambil alih terminal yang berada di Jalan Lingkar Selatan Kota Yogyakarta itu. Sehingga rencana pembuatan lay out rute keluar-masuk penumpang cepat terealisasi.

“Rute penumpang yang datang dan pergi harus segera diatur lagi. Sehingga kegiatan ekonomi terutama di lantai atas kembali berkembang,” kata Kasminah.

Senada dengan Kasminah adalah Dewi (50), pedagang jajanan oleh-oleh khas Yogyakarta yang menginginkan pengaturan jalur yang harus dilewati penumpang pengguna jasa terminal Giwangan harus segera dilakukan.

“Saya berharap seperti dulu lagi. Penumpang harus melewati pusat jajanan oleh-oleh yang berada di lantai atas. Sehingga kegiatan jual-beli pun kembali berjalan,” kata Dewi.


Share on Facebook

Category : BERITA JOGJA, HEADLINE | 379 views
Tags :

Leave a Reply