art

Permainan giringan, adu gengsi penghobi merpati

Dimuat Editor2 Agu 9th, 2009 dalam Kategori FEATURES, FOTO, GALERI, HOBI, KISAH, KIPRAH, GAYA HIDUP. Anda bisa mengikuti setiap tanggapan melalui RSS 2.0. Anda bisa melewati bab ini dan langsung meninggalkan komentar. Ping tidak diijinkan.

Jogja memang terkenal dengan komunitas hobi yang banyak sekali. Tak terkecuali dengan hobi burung merpati. Meski ada merpati yang dipelihara sebagai hewan hiasan, tetapi kebanyakan merpati di Jogjakarta diperlihara sebagai merpati aduan.
Adu merpati biasanya memang secara umum dibedakan menjadi dua: balap (dasaran) dan tinggian yang di tempat lain bisa saja disebut dengan istilah lain seperti dhuwuran (Surabaya) dan sebagainya.
Salah satu penghobi merpati aduan di Jogja adalah Margono, warga Tegalgendu, Kotagede, Jogja. Bersama Andi dan kawan-kawannya, dia biasanya melatih merpati di kawasan Muja-Muju, Kecamatan Umbulharjo, Jogjakarta. Kelompok Gono (demikian Margono biasa dipanggil) dan Andi memang tak bernama. Mereka hanya bermain atas dasar hobi yang sama, burung merpati. Di antara mereka, adu merpati memang sekadar permainan “adu gengsi” sesama teman.

kelompok pecinta merpati giringan sedang berkumpul di rumah Andi (duduk)
kelompok pecinta merpati giringan sedang berkumpul di rumah Andi (duduk)

Gono, yang mengajak Jogjanews ke rumah Andi untuk menyaksikan cara melatih burung merpati, mengaku sudah sejak kecil memelihara merpati. “Saya sering ke rumah Andi untuk melihat merpati yang saya titipkan sekalian melatih agar bisa diajak templek,” kata Gono, Sabtu (8/8) lalu.
Di rumah Andi, Jogjanews diajak ke lantai. Di tempat ini, ada tempat memelihara burung merpati cukup besar yang berisi 50 lebih burung merpati baik yang masih anakan (Jawa: piyik), enoman, giringan dan petelor atau indukan. Saat itu sang pemilik rumah sedang menebar jagung sebagai makanan utama merpati-merpatinya. Tak beberapa lama kemudian beberapa teman Andi pun datang untuk bersama-sama melatih merpati.
Dilihat dari pola pelatihan dan juga penuturan mereka, kelompok Andi dan kawan-kawan getol melatih merpati aduan untuk adu tinggian.
Adu merpati tinggian ini dibedakan menjadi beberapa jenis seperti tomprangan, kentong dan kolong, dengan nama yang bisa jadi berbeda untuk satu daerah dengan daerah lainnya.
Melatih merpati tinggian, mempunyai tujuan sesuai dengan kriteria yang diperlukan merpati adu tinggian, antara lain:

  • 1. Burung mau dan pasti tebang tinggi sekali dan sampai di rumah tetap tinggi.
  • 2. Mempunyai track cepat (burung terbang dengan kecepatan yang tinggi). Merpati yang mampu terbang dengan ketinggian yang maksimal, biasanya kecepatan burung kurang, dan track burung saat pulang kerumah agak lambat. Oleh karena itu, merpati perlu dilatih
  • agar mempunyai track cepat.
  • 3. Mempunyai mata yang tajam, sehingga saat si jongki mulai mengepakkan pasangannya, merpati yang dilatih mampu mengenali pasanggannya dengan baik.
  • 4. Burung lengket dengan pasangannya ( giring atau templek dengan keras).
  • 5. Burung memiliki keberanian menukik tanpa harus berputar putar atau istilahnya “sekali jadi”.
  • 6. Saat burung menukik gerakan burung tenang (tidak goyang), tembak lurus seperti panah. Burung yang menukik dengan tenang akan memiliki kecepatan yang maksimal dengan “setut” yang sangat kencang.
  • 7. Ketika sampai di lapak burung turun dengan pas, tidak keluar dari lapaknya dan turun di pasangannya.
  • 8. Ketika turun burung juga dilatih tidak terlalu keras karena akan menyebabkan cacat saat menghantam lapak.
  • 9. Memiliki jiwa yang “methilan” (atau mampu meninggalkan lawan saat turun dari awan). Saat ini sulit sekali burung yang mampu terbang dengan ketinggian maksimal, kecepatan tinggi dan punya jiwa “methilan”.
  • 10. Burung memiliki stamina yang bagus.

Menurut Andi, untuk melatih merpati seperti itu dimulai dengan berlatih templek, yakni melatih merpati jantan yang sudah menginjak usia giringan (6-8 bulan). Sebelum usia tersebut, merpati harus sering dilatih terbang agar tulang-tulang sayap kuat untuk terbang tinggi dan lama dan membentuk gaya terbang menurun yang diinginkan.

Faktor pelatihan

Seperti hari-hari biasanya. Kelompok pecinta merpati ini melatih momongan mereka dari pukul 16.00 hingga hampir waktu Maghrib. Saat itu, latihan templek untuk burung merpati muda dilakukan Bayu, adik Andi.
Bayu melepas beberapa burung merpati jantan agar terbang setinggi mungkin di angkasa. Karena sudah mengetahui kemampuan berapa jauh dan berapa lama burung-burung yang dilepas itu akan terbang, Bayu tinggal menunggu waktu saja hingga burung-burung tersebut terlihat di angkasa. Setelah muncul, Bayu segera mengepak-ngepakkan merpati betina dengan kedua tangan di atas kepala sebagai “undangan” bagi burung-burung merpati jantan pulang kandang.

Begitu “undangan” merpati betina terlihat, merpati jantan di angkasa segera menukik ke arah merpati betina yang sedang dikepak-kepakkan sayapnya. Begitu cepatnya merpati-merpati jantan melesat turun, suara gesekan sayap dan angin terdengar mendesing. Merpati jantan pun pulang kandang.
“Yang paling dicari pemain merpati adalah cara terbang menurun dari burung tersebut yang bisa membentuk sudut seperti jarum jam pas di angka 12 atau 90 derajat. Itu yang paling bagus,” kata Gono menjelaskan.

Merpati betina dipakai untuk mengajak pulang merpati jantan
Merpati betina dipakai untuk “mengajak” pulang merpati jantan

Menurut Gono, untuk bisa terbang menurun seperti posisi jarum jam 12 diperlukan burung giringan yang kuat terbang. Biasanya burung-burung merpati giringan yang sudah mahir terbang menurun umurnya sekitar 6-8 bulan. Namun kadang bisa terjadi kemahiran terbang menurun burung merpati giringan tidak tergantung usia, tetapi juga pelatihan.
”Kuncinya harus sering melatih burung merpati untuk bisa terbang sehingga burung tersebut bisa cepat mahir terbang menurun dengan cara yang diinginkan si pemain,” kata Gono seraya menerangkan burung merpati yang sudah bisa diajak main giringan biasanya burung merpati yang sayapnya sudah “ngrampas” atau sudah tidak sebanyak ketika belum menjadi burung giringan.
“Kalau burung merpati yang belum giringan, sayapnya kan banyak. Kalau sering dilatih terbang, biasanya sayap akan lepas satu-satu, tinggal 4-5 sayap saja yang tertinggal. Tapi itulah yang membuat burung itu bisa diajak main giringan karena burung-burung tersebut bisa terbang turun model jam 12,” katanya.
Sebagai sebuah obyek hobi, merpati yang “sudah jadi” memang bisa berharga mahal, sampai jutaan rupiah. Untuk burung “bakalan”, jika memang berkarakter bagus harganya juga sudah mahal. “ Beberapa hari yang lalu, Andi membeli merpati seharga Rp.750.000,00,” kata Gono.
Mau bergabung untuk main merpati model giringan ala Margono dan kawan-kawan? Kontak saja Margono di 085658544008. (The Real Jogja/joe)

Merpati-merpati jantan calon giringan
Merpati-merpati jantan calon giringan

46 Tanggapan untuk “Permainan giringan, adu gengsi penghobi merpati”

  1. iskandar mengatakan:

    gua punya megant jidat jenong,, mata jawa merah.. tapi cewekan’nya ilang.. jodoh nya warna apa yah,,,

  2. hobi mengatakan:

    bos gimana cara burung kawakan?
    dan gimana cara burung giring cepat?
    dan gimana cara memilih burung yang bagus dan matanya tajam?

  3. bukhori mengatakan:

    bang gmna cara giringin merpati(burung dara)yang cpt.!!!

  4. irul mengatakan:

    Jual Kandang di Lapak Kayu Tinggi, Cakung,Warna Orange,ada 12 kandang, Sdh keramik & di teralis besi semua,,,Posisi di Tengah…Aduan Ramai…Harga 25 jt (Nego)…hub 081310742992 (IRUL)

  5. Iyan Ujung Tombak mengatakan:

    Buat lapak bekasi (lapak dogol)
    saya penghoby merpati tinggian juga…kalau kamu mau cari musuh datang aja ke desa sukamandi subang lapak KOPEL (SUMBER BATU)…..hub: 087828157529

  6. rizal mengatakan:

    bang caranya giringin burung dara dengan cepat bagaimana

  7. sony mengatakan:

    blh say ikut brgabung sm klian flend2
    sya dr palembang

  8. ali mengatakan:

    cri msuh

  9. ali mengatakan:

    ksh tau dung info brung merpati yg ilang

  10. samsul team mengatakan:

    hayu lah ngadu jeunk japati aink goblog
    pasti maraneh areleh kabeh !!!!!!

  11. hardy mengatakan:

    bang caranya burung biar kawakan gimana

  12. 1.Bos nglatih burung biar tinggi gman sih??
    2.Nglatih burung biar nungkik nya bagu??

  13. roy mengatakan:

    bos… cara cepet burung giring gimana….?

  14. bois bagaimna kalo burung anda ngadu sama burung saya… maennya arah turun jam 12… harus nutup awan… mau tidak??????????????????????

  15. lapak bekasi (lapaks dogol) mengatakan:

    bos… w liat burung2 loe lumayan…. gimna kalo brung loe ma burung w ngadu di lapak w… bekasi… kampung rawa bening… maen nya burung tinggian ya… arah turun jam 12…. loe bawa brapa burung???

    • iyan Ujung Tombak mengatakan:

      saya penghoby merpati tinggian juga…kalau kamu mau cari musuh datang aja ke desa sukamandi subang lapak KOPEL (SUMBER BATU)

      • risky mengatakan:

        Yan, info yg bagus tuch untuk share sama yang lain, btw emang betul, tempat lumayan bagus & strategis, peserta lumayan banyak, bagi yang minat datang aja ke lapak KOPEL di daerah sukamandi, dekat jalan raya pantura,

        Oh..iya ane Bang Riski dr Jakarta, met kenal aje

  16. lapak alfon mengatakan:

    bos obat burung ngerentek apa bos…!

  17. lapak alfon mengatakan:

    bos gw dapat burung bagus nih… gelangan yap stempelan babeh burung orang lapak pulau mas

  18. yudi mengatakan:

    bos klo ada yg btuh merpati bakalan di cilacap hub kita 0858420204

  19. andri mengatakan:

    gw andri gw tinggal di banjar lengkap nya perbatasan antara jawa barat sm jawa tengah….
    saya lagi butuh merpati tinggian ada yg jual ga…?

    kl jamu buat merpati tinggian pake apa ya supaya kuat terbangnya….??

  20. yudhi mengatakan:

    gmana nih klo merpati jantan gua, gua lepas trus ada orang yg pux merpati betina, ap ngak hilang nantix?? balas ya,,

  21. tommy mengatakan:

    saya juga pengemar merpati tinggian kolongan, sy tinggal di tambun bekasi timur. silakan bg yg mau gabung. sering mengadakan lomba.

  22. hesan mengatakan:

    btw yang main d ciliwung w juga main d pengadegan or cikoko jadi bagi yang berminat tuk liat burung2 datang aja ke alamat tsb.

  23. tebo mengatakan:

    ada yang mau jual bibit merpati tinggian??? kabarin k gw di 085719301315

  24. rio mengatakan:

    mau ikutan/gabung

  25. kriz mengatakan:

    hargae brp-an???

  26. kriz mengatakan:

    kenalin,sy juga penggemar merpati tinggi di surabaya. Tapi merpati sy smua dr jogja, krn sy asli jogja. Numpang tanya, merpati anda beli dari daerah mana??

  27. henrico mengatakan:

    klo merpatinya sepasang dan sudah bertelur masih bisa dibuat jadi merpati giring gak?

  28. ciliwung lpk mengatakan:

    lapak CILIWUNG PIGEON HIGH……klo anda mau melihat burung-burung saya langsung aja kunjungi lapak CILIWUNG jl.otista 2 {tanggul}
    jadwal main jm 3.00-5.30 sore

  29. ciliwung lpk mengatakan:

    wah…

    emang bner sayap tngl 4-5 burung bsa turun model jam 12 ……

    boleh tuhh ngadu lapak anda sma lapak sy…

  30. eriandi mengatakan:

    salam kenal sesama merpati…
    saya dr medan mau nanya niiii???
    jamu yang mass buat apa2 aja sihh

  31. ferdika mengatakan:

    kalo ada saya muabegabung tapi di jakarta LOHHH !!!!

  32. ferdika mengatakan:

    kalo rumah saya di jakarta kalian ada peternakan di jakarata gak ?? soal nya saya tinggal tetap di jakarta !!

    • Rq mengatakan:

      wah.. susah tuh saya ajah plihara di greek kelurahan… hahahah bingung pada byk yg masih pliara burung merpatii…

    • hesan mengatakan:

      kalo mau, dateng aja ke pengadegan utara 2 tepatnya pas belakang kantor pos.boleh tuk liat2 dulu…..!!!!!

Tinggalkan Komentar

Pariwara

250x250

Galeri Foto

120x600

Masuk log / The Real Jogja Powered by Om Kicau