Ingin mencari barang-barang anthik, kuno, jadul atau barang langka yang identik dengan masa lalu? Silakan datang ke Pasar Klithikan Pakuncen dan menemui Suwarno atau biasa di panggil Mbah Warno.
Pria berumur 59 tahun ini menjajakan beraneka macam barang jaman dahulu kala di Blok C-5 Pasar Klitikan.
Jika ingin disebutkan satu per satu barang kuno yang dijual Mbah Warno tentu memerlukan ingatan yang cukup karena banyak sekali barang yang dijual di sana. Ada barang elektronik seperti radio. Berbagai macam bentuk keris, lampu, blangkon, kuningan, porselin, boneka China, baju jawa, arca, miniatur
sepeda, kereta, meriam, lonceng, logam uang kuno, loro blonyo (boneka mantenan jawa kuno) dan masih banyak benda kuno lainnya.
Mbah Warno menceritakan, barang-barang kuno dan antik ini ia dapatkan di beberapa daerah di Yogyakarta, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Di Jawa Tengah, daerah yang ia jadikan sasaran untuk mendapatkan barang antik adalah Sragen, Wonosobo dan Temanggung. Untuk daerah Jawa Timur ia biasanya mencari benda-benda kuno di daerah Ngawi dan Kedunggalar.
Mbah Warno juga mencari benda-benda antik di daerah Bambanglipura Bantul.
Untuk mendapatkan barang antik yang dicari, Mbah Warno tidak harus mencari sendiri karena ia tinggal menemui pengepul barang antik agar dicarikan barang yang ia inginkan.
“Saya biasa menemui para pengepul barang antik tersebut untuk dicarikan barang-barang kuno. Setelah mereka mendapatkan barang-barang yang telah disepakati untuk dicarikan maka pengepul akan menelpon saya, ” terang Mbah Warno.
Masalah harga dari barang-barang kuno yang ia jual, Mbah Warno memberikan penjelasan untuk beberapa barang yang di miliki. Lonceng andong kuno, misalnya ia bandrol Rp 550.000. Untuk barang yang paling banyak ia jual, yaitu keris, harga dia bandrol Rp 350.000. Sementara untuk radio kuno akan dilepas dengan harga Rp 250.000. Ada lagi uang lawas Rp 1 buatan tahun 1970 dijual dengan harga Rp 15.000.
Secara umum, harga barang-barang kuno di tempatnya di atas Rp.250.000.
Pria yang bisa membeli tanah dan rumah di daerah Tegalmulyo Kotagedhe dari jualan benda jadul tersebut, pada saat liburan sekolah lalu bisa menjual 6 radio kuno yang masing-masing seharga Rp 250.000. Saat ini dia tinggal mempunyai koleksi 3 radio kuno.
Mbah Warno mengaku tidak menyesal telah menjual barang-barang kuno tersebut karena ia bisa mencari lagi. Dan dia sangat optimis selalu mendapatkan barang antik yang ia cari.
Pelanggan Mbah Warno sangat beragam, hanya umumnya mereka adalah orang-orang berduit. Ada yang dari Jakarta, Bandung, Jakarta dan bahkan pelanggan Malaysia pun dia punya. (The Real Jogja/joe)














mbah warno ,,tak ,uu,,uk
Saya mau jual kondom peninggalan Kerajaan Majapahit mbah…Saya mau jual Rp.5 juta aja mbah. Mengingat masih asli kondom ini sangat unik mbah….
Kalo mau hubungi kami: 08588.786.xxxx.
Email: nugie_jadul@yahoo.co.ru
mbah warno….
thank’s for mini atur onthel ya…
sy sudah berkliling cuma mbah warno yg punya mini atur spd onthel yg beda dr yg sy lihat d tempat lain….klithikan numbero uno dech********
mbah …stok radio habis toh…. wah siyap tak golekke maneh ki..
mbah masih ada nggak radio seperti yg digambar, aku mau dong
mbah nama saya erik, saya mau jual 3 tombak pusaka peninggalan mbah saya jaman kerajaan mataram…harga 5 M nego….klo mbah berminat hub 085722077067….barang ada dikalasan……..
saya punya strika areng asli tembaga, berat sktr 6 kg
mau jual berapa?
saya punya radio grundig spt ini
http://www.facebook.com/album.php?aid=2023189&id=1066581624&saved#/album.php?aid=2023189&id=1066581624
Sugeng sonten Mbah, kulo remen sanget nyawang damelanipun Mbah Warno
Mesti kulo dukung niku mbah. Maju trs Mbah warno, MERDEKA.