Mesianisme Ala Studio Grafis Minggiran
July 23rd, 2009 | 20:05
Mengusung “mesianisme”, kelompok seniman yang tergabung dalam Studio Grafis Minggiran menggelar pameran lukisan seni grafis di Bentara Budaya Yogyakarta di Jalan Suroto Kota Baru Jogja, 22- 30 Juli 2009.
Bertema “Oh Messias”, mereka bertutur tentang mesias atau mesiasisme atau milliniarisme; sebuah gejala masyarakat yang mengalami tekanan hidup yang sangat berat untuk dihadapi sehingga mereka harus menunggu sang penolong atau sang mesias.
Ketua Studio Grafis Minggiran, Nawangseto, menjelaskan, sebanyak 6 dari 7 anggota studio grafis Minggiran ini menampilkan 24 lukisan grafis.
Hampir semua lukisan yang dipamerkan memotret realitas kehidupan sehari-hari yakni tingkah laku masyarakat dalam menghadapi persoalan hidup.
Di sisi lain, ada lukisan yang menggambarkan sosok-sosok yang dianggap sebagai sang mesias seperti Ratu Adil, Lia Eden dengan God’s Kingdom Eden atau Imam Solihin bersama Kelompok Satria Piningit Wateng Buwono
“Kondisi hidup yang berat ini menggiring masyarakat pada semacam gerakan sosial yang mereka percayai mampu melahirkan juru selamat,” Kata Nawangseto, Kamis (23/7).
Keenam pelukis grafis yang sedang memamerkan karya-karya mereka adalah Alexander Nawangseto, Danang Hadi Phe, Petrus Pria Wicaksana , Maryanto, Deni Rahman, Rullu Putra Adi dan Theresia Agustina Sitompul. (The Real Jogja/joe)
Share on Facebook
Tweet
Category : FOTO, HEADLINE | 488 views
Tags : Bentara Budaya, lukisan grafis, Minggiran















