Jual di mana saja, namanya ya tetap dawet Banjarnegara

July 19th, 2009 | 19:22

dawet banjarDawet. Berbahan baku santan, gula jawa dan olahan tepung beras, menjadikan minuman ini terasa khas sebagai penghilang dahaga. Tinggal menambahkan es batu ke dalamnya, jadilah dawet sebagai minuman yang menyegarkan.
Minuman tradisional yang sudah tidak banyak lagi diperdagangkan oleh para pedagang terutama di pasar tradisional itu, kini masih bisa ditemukan di Jogjakarta. Meski diperdagangkan di Jogja, namanya ya tetap saja tempat asal para penjualnya: Banjarnegara. Ya minuman dawet tradisional ini bisa kita temukan di Jogja, setidaknya di sepanjang Jalan Solo dan juga di dalam Pasar Beringharjo Kota Jogjakarta. Di sana, ada sejumlah pedagang es dawet Banjarnegara. Di dalam pasar misalnya, ada tiga pedagang. Dan tiga rekan mereka lainnya itulah yang menjajakan es dawet di sejumlah tempat di pelosok kota.
Salah satu penjual es dawet yang ada di Pasar Beringharjo adalah Riswandi (53). Warga asli Banjarnegara ini telah berjualan es dawet di Pasar Beringharjo sejak lima bulan lalu setelah pindah jualan dari Jakarta.
Penghasilan per hari Riswandi bisa mencapai Rp.40.000. Selama bekerja dari jam 08.00- 16.30, Riswandi bisa menjual es dawetnya hingga 80 gelas.
“Harga bahan baku masih standar. Tidak mahal. Mencari bahan baku dawet juga mudah,” kata Riswandi.
Pembeli es dawet Banjarnegara biasanya adalah pembeli serta penjual barang dagangan yang ada di dalam Pasar Beringharjo. Pembeli tinggal sebentar saja keluar dari toko untuk memanggil para penjual es dawet yang menempatkan dagangannya di sisi selatan Pasar Beringharjo.
Dengan harga yang hanya Rp 2.500/gelas, es dawet Banjarnegara cukup pas untuk melepas dahaga di tengah terik panas matahari di kawasan Pasar Beringharjo. (The Real Jogja/joe)


Share on Facebook

Category : KULINER | 633 views
Tags : , ,

Leave a Reply