Wacana keinginan generasi muda Partai Golkar untuk ikut dalam pertarungan menjadi kandidat Ketua Umum Partai golkar menjadi sorotan banyak pihak.
Anggota Dewan Penasehat Partai Golkar Sri Sultan Hamengkubuwono X turut angkat bicara soal niatan generasi muda Golkar menjadi Ketua Umum Golkar dengan mengatakan tidak keberatan bila kaum muda yang menjadi pemimpin partai Golkar mulai perlu mendapatkan catatan tersendiri untuk kepentingan kemajuan Partai Golkar sendiri.
“Silahkan saja, namun yang paling penting itu bukan hanya regenerasi, kalo regenerasi yang tua didiamkan saja mati sendiri kok, tapi selain regenarasi yang paling penting rejunevasi,”ujar Sultan di Universitas Islam Negeri Yogyakarta, Rabu (15/7).
Sultan berpendapat personal generasi muda yang ingin menjadi pemimpin Partai Golkar harus mempunyai kualitas internal yang besar.
“Lualifikasi mutu personal itu yang penting,”ujarnya.
Namun Sultan enggan berkomentar terkait adanya beberapa figur lama yang berambisi mengganti figur JK karena persoalan tersebut menjadi hak masing-masing orang yang bersaing untuk maju.
“Itu urusan mereka, saya tdak mau berkomentar tentang itulah, terserah karena yang punya hak adalah DPD untuk menentukan pilihan, salah bila saya berkomentar, saya tidak mau komentar tentang seseorang, saya mau komitmen untuk bangsa bukan orang,”papar Sultan. (The Real Jogja/joe)









