art

Pemkot bentuk Tim Gerak Cepat Flu Babi

Dimuat Editor Jul 13th, 2009 dalam Kategori SOSIAL POLITIK. Anda bisa mengikuti setiap tanggapan melalui RSS 2.0. Anda bisa meninggalkan tanggapan atau trackback untuk berita ini

Untuk mengantisipasi flu babi di Kota Jogjakarta yang sudah ditemukan kasus suspect-nya, Pemkot Jogja telah membentuk petugas peneliti lapangan. Sebanyak 2 petugas district surveillance officer (DSO) telah dibentuk dan akan dibantu oleh 18 petugas yang berada di tingkat Puskesmas yang ada di Kota Jogjakarta serta 56 tenaga surveyor yang ditempatkan di 45 kelurahan.
Kepala DSO Kota Jogjakarta, Rubangi, di Balaikota, Senin (13/7), mengatakan tim gerak cepat tersebut diambil dari petugas Dinas Kesehatan dan masyarakat yang tersebar di 14 kecamatan di Jogja.
“Mereka telah mendapatkan pelatihan dan cara penanganan sedikitnya 25 penyakit yang perlu diwaspadai. Seperti flu babi, flu burung, DBD dan lainnya,” ujar Rubangi.
Sementara itu, Wakil Walikota Jogjakarta Haryadi Suyuti menerangkan 9 pelajar di DIJ yang ikut pertukaran pelajar di Amerika, tiga di antaranya adalah siswa di Kota Jogjakarta. Kondisi mereka dinyatakan suspect flu babi dan telah mendapatkan penanganan di RS Sardjito.
“Kondisinya sampai sekarang sudah membaik. Tapi, ketiganya harus menjalani inkubasi, masa perawatan sampai benar-benar sembuh, setelah itu bisa masuk sekolah seperti biasanya,” kata Haryadi
Terkait telah ditemukannya kasus suspect flu babi di Jogja, Haryadi Suyuti meminta masyarakat menjali pola hidup bersih dan sehat serta mewaspadai gejala flu babi, seperti demam lebih dari 38 derajad, batuk pilek, sakit tenggorokan, letih lesu, muntah mual diare dan flu berat disertai sesak napas.
Pemkot melalui Dinas Kesehatan juga telah menyediakan obat tamiflu untuk warga yang kedapatan panas dan demama yang diperkirakan telah terkena virus flu babi.
“Jumlah cukup untuk memenuhi kebutuhan warga Kota Jogja. Namun tidak akan diberikan cuma-cuma dan akan diberikan cuma-cuma kepada warga yang memang membutuhkan,” demikian Haryadi.
Menurut Rubandi, di masing-masing Puskesmas rujukan dan rumah sakit disediakan minimal 100 tablet tamiflu serta penyediaan masker cuma-cuma. (The Real Jogja/joe)

Wakil Walikota

Categories: SOSIAL POLITIK
Tags: ,

Tinggalkan Komentar

Pariwara

250x250

Galeri Foto

120x600

Masuk log / The Real Jogja Powered by Om Kicau