Mantan karyawan Hotel Inna Garuda kembali demo
July 13th, 2009 | 17:25
Untuk kali kedua dalam setengah bulan ini, himpunan mantan karyawan dari 3 hotel yaitu Hotel Indonesia, Hotel Inna Wisata serta Hotel Ambarukmo yang dikelola PT Hotel Indonesia Natour (PT HIN) melakukan aksi demonstrasi di depan Hotel Inna Garuda di Kawasan Malioboro, Jogja, Senin siang (13/7).
Tuntutan mereka tetap sama dengan demo pertama yang dilakukan 2 pekan lalu yaitu menagih janji PT HIN yang bersedia membayar secara penuh uang Jamsostek dan masa pensiun kepada 5.000 ribu karyawan Hotel Indonesia, Hotel Ambarukmo serta Hotel Inna Wisata yang telah di PHK 5 tahun lalu yang hingga saat ini belum diserahkan oleh PT HIN padahal setiap uang Jamsostek dan masa pensiun tersebut berasal dari potongan gaji karyawan yang telah di PHK PT HIN.
Sebenarnya PT HIN telah diminta oleh Disnakertrans untuk membayar kewajiban PT HIN terhadap pembayaran dana Jamsostek dan masa pensiun kepada mantan karyawan ketiga hotel berbintang tersebut. Namun, PT HIN tidak mengindahkan perintah dari Disnakertrans DKI Jakarta dan DIY karena tidak bersedia membayar bahkan bertemu dengan para mantan pekerja pun tidak bersedia. Atas pelanggaran perintah dari Disnakertrans oleh PT HIN ini, BUMN yang membawahi puluhan hotel milik pemerintah tersebut bisa terancam pidana.
Dalam aksi siang ini puluhan mantan karyawan Hotel Indonesia, Hotel Inna Wisata serta Hotel Ambarukmo kembali menuntut pembayaran bersama-sama dana Jamsostek maupun dana masa pensiun dan menolak keinginan manajemen PT HIN untuk membayar dana Jamsostek serta masa pensiun kepada mantan karyawan Hotel Ambarukmo terlebih dahulu.
Dalam aksi ini juga, mantan karyawan yang tergabung dalam Himpunan Mantan Karyawan Hotel Indonesia dan Inna Wisata (HIMKHI) serta Himpunan Mantan Karyawan Hotel Ambarukmo (HIMKHA) mengikut sertakan DPD Front Pembela Islam DIY untuk memberikan tekanan kepada Managemen PT HIN segera melunasi janji mereka.
Pihak karyawan yang pada demo kali ini dijaga ketat oleh puluhan anggota keamanan dari Poltabes berjanji akan tetap melakukan demonstrasi selama PT HIN belum memenuhi hak mantan karyawan yang telah mereka ambil uang gajinya.
Di tengah suasana panas demo karena kedatangan anggota Front Pembela Islam, aksi demonstrasi puluhan mantan karyawan 3 hotel tersebut menjadi tontonan turis asing yang kebetulan sedang menginap di Hotel Inn Garuda. Mereka mengambil gambar pada demonstran yang tepat berada di pintu masuk hotel tersebut. (The Real Jogja/joe)

Ibu-ibu mantan karyawan hotel di bawah PT HIN termangu dalam panasnya suasana demonstrasi (Foto: jogjanews.com/joe)

Mantan karyawan hotel di bawah naungan managemen PT HIN membacakan surat keputusan Disnakertrans DKI Jakarta dan DIY. (Foto: jogjanews.com/joe)

Wisatawan asing serius melihat aksi demonstrasi yang dilakukan puluhan mantan karyawan PT HIN. (Foto; jogjanews.com/joe)
Share on Facebook
Tweet
Category : BERITA JOGJA | 460 views
Tags : Ambarukmo, demo, Hotel Indonesia, Hotel Inna Wisata, Jogja













wah kok bisa.. cuma gara2 uang jamsostek. .dulu saya bangga karena saya adl ex training hotel garuda.. .tapi klo begibi jadinya. .saya jadi agak gimana gitu. .