art

Wisatawan luar negeri masih bebas flu babi

Dimuat Editor Jul 3rd, 2009 dalam Kategori Jogja, SOSIAL POLITIK, WISATA. Anda bisa mengikuti setiap tanggapan melalui RSS 2.0. Anda bisa meninggalkan tanggapan atau trackback untuk berita ini

Beberapa pengelola desa wisata di Yogyakarta hingga saat ini tidak mengalami persoalan dengan isu flu babi yang santer. Mereka masih tetap menjemput wisatawan dari luar negeri dari bandara udara karena merasa wisasatawan yang mereka jemput aman dari virus flu babi.
Rekomendasi dari instansi terkait seperti Dinas Kesehatan, biro perjalanan dan pengelola Bandara terkait kondisi para wisatawan asing yang hendak berkunjung serta membaur dengan kehidupan masyarakat sehari-hari cukup membuat mereka nyaman.
Ditambah adanya pemberlakuan screening yang ketat terhadap wisatawan asing di Bandara untuk mendeteksi adanya virus flu babi oleh pemerintah Indonesia, dipandang masih aman.
Sigit Istiarto, Ketua Kampung Wisata Kota Jogja, mengatakan sejauh ini wisatawan yang datang ke tempatnya masih lewat Bandara, belum ada yang melalui jalan darat atau pelabuhan. Dengan demikian ia optimistis penyebaran flu babi akan dapat diantisipasi.
“Wisatawan yang berkunjung itu sementara ini masih lewat Bandara, jadi ketika ada screening dan mereka dinyatakan aman, maka biasanya kami jemput mereka pula di lokasi tersebut. Dan memang Yogyakarta ini biasanya menjadi kunjungan kedua setelah Jakarta atau Bali,” kata dia, Jumat (3/7).
Sigit menambahkan, bila kondisi wisatawan yang bersangkutan aman, maka pihaknya juga akan siap sedia menerima para wisatawan tersebut berkunjung ke desa wisata dan mengenal kehidupan masyarakat di dalamnya.
“Kami optimalkan peran masyarakat dalam mengatasi flu babi tersebut. Misalnya dengan memberdayakan kendaraan masyarakat untuk siap siaga ke rumah sakit bila ada wisatawan atau penduduk yang terkena flu babi, juga adanya petugas lapangan kesehatan dari masyarakat setempat yang sudah dilatih melakukan tindakan darurat, tentunya didampingi oleh dokter puskesmas,” jelas Sigit.
Endro Harwanto, Ketua Desa Wisata Kelor, Sleman Yogyakarta mengatakan perlu kewaspadaan terhadap para wisatawan asing yang berkunjung ke desanya. Namun begitu ia optimis dengan keamanan dari wisatawan asing tersebut mengingat rekomendasi sudah diberikan biro travel atau biro perjalanan bahwa wisatawan asing yang datang sangat aman.
“Kami menerima mereka setelah ada rekomendasi dari biro perjalanan atau biro travel tentang kondisi dan amannya para wisatawan asing tersebut. Apalagi biasanya mereka yang datang kemari hanya sebentar juga,” jelas Endro. (The Real Jogja/joe)

Tinggalkan Komentar

Pariwara

250x250

Galeri Foto

120x600

Masuk log / The Real Jogja Powered by Om Kicau