Untuk mengantisipasi tindak kecurangan atau pelanggaran dalam pelaksaan Pilpres 8 Juli, DPD PDIP DIY menyiapkan 26 Posko aduan pelanggaran Pilpres. Dua puluh enam Posko tersebut ditempatkan di seluruh Daerah Pemilihan (Dapil) yang ada di Propinsi DIY.
Menurut Ketua DPD PDIP Propinsi DIY, Djuwarto, saat jumpa pers dengan wartawan di sela acara pembekalan kepada tim kampanye pemenangan Megawati-Prabowo, Selasa (30/6) di Balai Pelatihan Dinas Sosial Kota Yogyakarta. Posko pengaduan tersebut dibentuk sebagai tempat bagi seluruh tim pemenangan Capres-Cawapres Megawati Soekarnoputri serta Prabowo Subianto untuk melapotkan semua bentuk pelanggaran Pilpres yang ada di tingkat KPPS.
Sementara itu ditingkat KPPS atau TPS, DPD menyiapkan 40.250 relawan yang akan mengawasi jalannya pemungutan suara di lebih 8.049 TPS yang ada di Propinsi DIY.
Menurut Djuwarto ,pada setiap TPS nanti ditempatkan 5 orang anggota tim relawan yang mempunyai target mendapatkan 5 orang pemilih sehingga diharapkan pada setiap TPS mempunyai 125 pemilih Megawati-Prabowo. Tim relawan tersebut juga bertugas memberikan pendidikan politik kepada masyarakat sehingga peran tim relawan saat ini sudah mulai bergeser dari hanya sekedar memasang atribut partai atau Capres-Cawapres.
“Ditambah dengan pengurus yang ada di struktural partai kemudian hasil dari kontrak-kontrak politik yang telah dilakukan oleh pasangan Megawati-Prabowo maka jumlah pemilih Megawati–Prabowo bisa mencapai 250.000 orang,” ungkap Djuwarto.
Target perolehan suara Tim Kampanye Daerah Megawati–Prabowo DIY memang sangat besar. Mereka menargetkan perolehan suara 55-60 persen. Angka itu diharapkan bisa diraih dari jumlah suara PDIP DIY yang didapat saat Pileg 2009 yang mencapai 22 persen suara dengan ditambah perolehan suara Partai Gerindra yang sebesar 7 persen. Sebanyak 29 persen suara dari pendukung asli Megawati-Prabowo tersebut masih bisa ditambahkan dengan 10 persen suara dari partai pendukung Megawati-Prabowo.
“Masih ditambah dari suara pemilih mengambang yang mencapai 15 persen dari 25 persen total suara pemilih mengambang dan 15 persen pemilih Golput yang bisa dirangkul, semuanya diharapkan bisa meraih 55-60 persen,” tegas Djuwarto
Djuwarto menambahkan, untuk itu semua pihak yang ada di PDIP semaksimal mungkin mengetahui keadaan yang sebenarnya di lapangan dengan mengetahui analisai kekuatan dan kelemahan masing-masing pihak.
“Kemudian bisa disimpulkan pendukung Megawati–Prabowo harus berangkat dari mana untuk mencapai target bersama,” kata Djuwarto. (The Real Jogja/joe)










saya ingin mengadukan panitia pilpres kelurahan wonorejo rungkut mengenai penolakan terhadap seorang warga yang tidak terdaftar sebagai pemilih di wilayah tersebut meskipun telah menunjukan kartu tanda penduduk, sedangkan sama sekali ia belum nyontreng