UGM rintis Stasiun Referensi Satelit GPRS
June 28th, 2009 | 03:51
Jurusan Teknik Geodesi Fakultas Teknik UGM saat ini telah merintis pengoperasian Stasiun Referensi GPS (Global Positioning System atau GNSS (GLobal Navigation Satelite System) aktif yang berfungsi untuk memberikan koreksi koordinat pada pengukuran posisi dengan menggunakan receiver GPS, GLONASS atau GNSS sehingga diperoleh hasil akurat. Stasiun referensi ini dikenal juga dengan nama CORS (Continuosly Operated Reference Stasion) yang bekerja terus menerus selama 24 jam.
Rilis dari UGM yang diterima JogjaNews hari ini menyebutkan stasiun ini mengeluarkan data koreksi terhadap kesalahan hasil hitung koordinat yang terjadi akibat adanya gangguan penerimaah sinyal dari satelit GPS baik karena ketidakstabilan lintasan satelit atau gangguan ionosfir. Dengan data koreksi dari stasiun GNSS aktif ini maka akan diperoleh tingkat ketelitian sampai orde milimeter sehingga perubahan sekecil apapun pada struktur bangunan dapat diketahui secara dini. Salah satu aplikasi penting dari sistem ini adalah monitoring deformasi struktur bangunan raksasa seperti jembatan Suramadu, Candi Borobudur dan bendungan.
Stasiun referensi yang dikembangkan Jurusan Teknik Geodesi Fakultas Teknik UGM ini merupakan staisun pertama yang dibangun dengan sistem terbuka yaitu perangkat pendukungnya tidak berasal dari 1 merk. Perangkat keras dan lunaknya adalah hasil gotong-royong antara kampus, alumni serta didukung oleh kalangan industri survei pemetaan dari dalam dan luar negeri. (The Real Jogja/joe)
Share on Facebook
Tweet
Category : BERITA JOGJA | 5,139 views
Tags : Geodesi, IPTEK, PENDIDIKAN, Yogyakarta










