Sejak tahun 2001, Pemkab Bantul telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 3,5 milyar rupiah dalam usaha memperhatikan produksi pertanian yang dilakukan petani Bantul. Anggaran tersebut digunakan untuk membeli 6 komoditas pertanian dan perkebunan yaitu bawang merah, jagung, kedelai, kacang tanah, cabe dan gabar kering giling pada saat komoditas tersebut mengalami penurunan penjualan.
“(Anggaran) itu tidak pernah berkurang dan tidak terjadi kerugian. Begitu harga bawang di bawah harga pasar maka Pemkab siap membeli namun kalau sudah di atas harga pasar tidak akan dibeli,” ujar Idham Samawi.
Pada tahun 2009 ini, anggaran tersebut menurut Idham Samawi sudah terpakai hingga dua kali.
“Tiga bulan lalu Pemkab membeli produk jagung dan cabe milik petani. Untuk Jagung, Pemkab membeli 100 ton jagung milik petani,” ungkap Idham Samawi. (The Real Jogja/joe)









