Walaupun tidak seperti berada di lingkungan masyarakat di luar Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) yang mempunyai akses informasi terhadap pelaksaan Pilpres 8 Juli mendatang, namun bukan berarti pihak Lapas Wirogunan menutup seluruh informasi pelaksanaan Pilpres bagi warga binaan Lapas Wirogunan.
Kepala Lapas, Santoso Heru Irianto, kepada wartawan di ruang kerjanya Selasa (23/6), mengatakanpihak Lapas tidak menutup akses informasi pengenai pelaksanaan Pilpres walaupun tidak sebebas masyarakat di luar Lapas.
Warga binaan Lapas Wirogunan masih bisa mendapatkan akses informasi mengenai pelaksanaan Pilpres melalui koran yang disediakan di Lapas.
“Informasi mengenai pelaksanaan Pilpres juga sudah dilakukan pada saat pihak Lapas memberikan pembinaan kepada warga binaan,” ungkap Santoso.
Lebih jaun Santoso Heru Irianto menerangkan sebenarnya antusiasme warga binaan untuk ikut dalam Pileg yang lalu cukup tinggi dan menyenangkan. Namun karena proses mendapatkan A-5 yang terlambatĀ membuat hambatan bagi warga binaan untuk bisa ikut memilih.
“partisipasi mengikuti Pileg yang lalu sudah cukup bagus dan menyenangkan,” kata Santoso.
Santoso menambahkan pihak Lapas Wirogunan tidak akan memberikan kesulitan apapun bagi wartawan untuk melakukan peliputan kepada wartawan pada saat pelaksanaan Pilpres 8 Juli mendatang.
“Silakan salah satu wartawan yang ada mengoordinir teman-temannya untuk bisa dilaporkan ke pihak Lapas sehingga bisa melakukan liputan Pilpres di Lapas Wirogunan. Nanti saya yang berdiri di depan membantu sepenuhnya keinginan teman-teman wartawan,” ujar Santoso.
Sebanyak 416 waqrga binaan Lapas dan Rutan Wirogunan akan menjadi pemilih dalam Pilpres 8 Julu mendatang. (The Real Jogja/joe)









