Untuk mengembangkan jumlah konstituen yang memilih pasangan Capres-Cawapres JK-Win di DIY, Tim Sukses JK-Win di DIY hari ini (19/6) bertemu dengan pengurus Gerakan Semesta Rakyat Yogyakarta (Gentaraja). Pada pertemuan tersebut, Gentaraja mensyaratkan dukungan kepada JK-Win dengan sebuah komitmen yang harus diwujudkan oleh JK-Win yaotu status keistimewaan DIY yang tetap harus dipertahankan.
Ketua Umum Gentaraja Sunyoto menegaskan Gentaraja yang dideklarasikan pada 3 Juni lalu saat ini mempunyai anggota belasan ribu kepala dukuh yang tersebar di 4 Kabupaten di DIY. Gentaraja ini sebenarnya sudah ada sejak dahulu namun merasa telah kehilangan pegangan karena telah ditinggal banyak pengikutnya.
Menurut Sunyoto, keinginan Gentaraja hanya satu yakni mendukung keistimewaan DIY. Pihak Capres manapun yang ingin mendapatkan dukungan dari Gentaraja syaratnya hanya satu juga yaitu mempertahankan keisitimewaan DIY. ” Itu (mempertahankan keistimewaan DIY) saja permintaan Gentaraja. Silakan nanti Tim Sukses JK-Win melakukan pendekatan dengan grass root dari Gentaraja,” ujar Sunyoto.
Mulyono, Ketua Ismoyo, yang merupakan elemen Gentaraja mengatakan Ismaya tetap akan dibelakang Ketua DPD Golkar DIY Gandhung Pardiman. Saat ini Ismaya mempunyai anggota 7043 kepala dukuh dan bila di tambah dengan pembantu dan keluarga maka jumlahnya akan lebih dari cukup untuk memenangkan JK-Win.
“Saya akan tetap di belakang Pak Gandhung Pardiman. Karena saya kepotangan komputer sama Pak Gandhung,” ujar Mulyono seraya tertawa.
Dukungan kepada JK-Win juga dikemukakan Ketua Bodronoyo Kulonprogo Sukardiman serta Ketua Tungguljati Bantul Sudirman Alfin. Bodronoyo dan Tungguljati adalah nama Paguyuban kepala dukuh yang ada di Kabupaten Kulonprogo dan Kabupaten Bantul. Dua elemen ini juga bagian dari kelompok Gentaraja.
Menjawab keinginan Gentaraja tersebut, Ketua Tim Sukses JK-wIN yang juga Ketua DPD Golkar DIY Gandung Pardiman, mengatakan saat ini nuansa politis dari persoalan RUUK DIY sudah mengecil untuk itu saatnya semua pihak di DIY yang tetap menginginkan keisistimewaan DIY untuk bersama-sama memperjuangkan tersebut.
Gandung juga berjanji kepada Gentaraja bila nantinya JK-WIN menjadi presiden maka DPD Golkar DIY akan mendesakkan keinginan menjadikan Sultan HB X menjadi penasihat presiden.
“Jika pasangan JK-WIN menang dalam Pilpres maka DPD Golkar akan mendesakkan keinginan agar Sultan HB X menjadi penasihat presiden,” ujar Gandung. (The Real Jogja/joe)









