Sebanyak 431 orang guru tidak tetap (GTT) dan pegawai tidak tetap (PTT) sekolah negeri di Kota Yogyakarta minta diprioritaskan diangkat menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS).
Saat ini pengangkatan GTT dan PTT non-APBN dan non-APBD masih harus menunggu PP baru. PP yang tengah digodog pemerintah itu akan menggantikan PP 48 tahun 2005 dan PP No 43 tahun 2007 tentang Pengangkatan Tenaga Honorer Non-APBN/APBD menjadi CPNS .
Ketua Forum GTT dan PTT sekolah negeri Yogyakarta, Subandi di Gedung DPRD Kota Yogyakarta, Kamis (18/6), mengatakan GTT dan PTT yang diharapkan mendapatkan prioritaskan dalam pengangkatan menjadi CPNS Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta terdiri dari 189 orang GTT dan 242 orang PTT.
“Mohon dengan hormat, kalau PP lahir, teman-teman ini didahulukan. Kalau sudah ada formasi, teman-teman yang sudah ada dalam database ini diperjuangkan duluan,” ujarnya.
Subandi sendiri mengaku sudah lebih dari 20 kali menanyakan kepastian pengangkatan mereka menjadi CPNS, termasuk proses pembahasan PP baru. Perkembangan selalu ditanyakan setiap 2 minggu, baik ke Departemen Pendidikan Nasional, Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara, maupun DPR.
Anggota Komisi I DPRD Kota Yogyakarta, R Bagus Sumbarja, mengemukakan berdasarkan informasi dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN), rancangan PP tersebut belum diberi nomor. Sehingga masih terbuka kemungkinan adanya perubahan materi.
“Tapi kita memegang pernyataan pemerintah pusat yang katanya mau menuntaskan pengangkatan GTT dan PTT pada tahun 2014,” tutur Bagus.
Sementara itu Wakil Ketua Komisi I, Ardianto mengutarakan, pengangkatan GTT dan PTT menjadi CPNS memerlukan payung hukum. Pemkot Yogyakarta pasti belum berani memproses pengangkatan GTT dan PTT di Jogja jika PP baru belum diterbitkan.
Ardianto meminta GTT dan PTT bisa memahami sikap Pemkot Mengingat setiap kebijakan yang dilaksanakan Pemkot harus didasarkan kepada peraturan hukum yang berlaku.Selain itu, dia mengungkapkan fakta bahwa pengadaan formasi CPNS selalu berdasarkan analisis kebutuhan. Sementara sekarang ini jumlah guru di sekolah negeri di Jogja dinilai sudah mencukupi. Buktinya, pada tahun 2008, tidak ada lowongan untuk guru dalam pengadaan CPNS Pemkot.
“Bahkan sekarang ini ada 1.500 guru sudah bersertifikat yang bingung, karena tidak memenuhi ketentuan 24 jam mengajar perminggu. Ini jadi problem tersendiri dalam hal manajemen pengelolaan guru di sekolah negeri,” ucapnya.
Karena itu, Ardianto mengingatkan, keputusan pemerintah pusat dalam pengangkatan CPNS masih harus ditunggu. Apakah tetap berdasarkan analisis kebutuhan, atau ada ketentuan khusus bagi GTT dan PTT sekolah negeri. Harapan GTT dan PTT yang ingin diprioritaskan untuk diangkat menjadi CPNS mesti disesuaikan dengan aspek yuridis.
“Kalau PP sudah menentukan syarat-syarat, dan mereka yang sesuai dengan syarat-syarat itu bisa langsung masuk (sehingga permintaan untuk prioritas dikesampingkan-red), jangan lantas jadi kecewa,” pinta Ardianto. (The Real Jogja/joe)










wah kalo mau diangkat jadi pns semua yo jane apik sih, tapi piye yen gtt dengan kesejahteraan seperti pns opo ra iso yo? lha GTT wis bola-bali mengadu yo ternyata penyerapan aspirasine koyone kurang agresif yo….
nasib GTT/PTT selaku orang kecil kapan ya diperhatikan oleh pemerintah, dari dulu para koruptor terus yang diberi keleluasaan dan kenikmatan
walah…….terima kasih sekali, tapi ya jangan dibahas tok sosialisasikan secepatnya, keburu dah pada mati di makan usia………..banyak yang nunggu lho……..pak bos’e!!!
honor pembantu lbh tinggi drpd gtt…apa jadi pembantu wae? 400.000 vs 100.000…gilee benerrr itu namanya tdk berperikemanusiaan….
Insya Allah harapan semua PTT dan GTT terkabul, soalnya daftar CPNS gak masuk terus. Mudah-mudahan kali ini kami berhasil………….
Semangat!!!
semoga saja tahun 2010 menjadi keberuntungan GTT dan PTT diangkat CPNS… insya Allah.
Pengabdian ???? kayanya kalah dengan duit nih…. siapin aja puluhan juta tapi rahasia ajalah yang tau Allah SWT kok
2014 ??? lama amat yah….gak tau honorer sekolah selalu kalah sama orang-orang yang punya duit….bukti dilapangan selalu menjadi kias. Gimana mau jadi PNS yang baik kalau pake duit melulu gak pake pengabdian coooy
Hidup GTT dan PTT yang selalu punya semangat walau gak punya uang untuk menyogok mafia-mafia
soal GTT discol negeri atau DIKNAS benar benar pusing, gak da kejelasan sampe saat ni, temen-temen yang WB di DEPAG dah mule diangkat. yang seadik adik kami bahkan. gimana ni pak SBY? Dijamin gak baca bliau……hem.
semoga guru yang bersertifikasi,diangkat cpns,kami dari forum guru honor banjarmasin,dan guru honor lainnya yang benar memiliki ijazah pendidikan minimal mengajar 5 tahun dan memiliki NUPTK
bagaimana yah dengan kami GTT di kota pangkal pinang prov. bangka belitung?