Atribut Kampanye JK-Win di Jogja dominasi pelanggaran
June 13th, 2009 | 18:22
Atribut kampanye Capres-cawapres Jusuf Kalla-Wiranto (JK-Win) mendominasi pelanggaran pemasangan alat peraga di Kota Yogyakarta. Puluhan alat peraga milik pasangan bernomor urut tiga tersebut terpaksa harus ditertibkan dalam operasi alat peraga kampanye Pilpres yang digelar petugas gabungan dari Dinas Ketertiban dan Poltabes Yogyakarta, Sabtu (13/6) pagi.
Menyusul di urutan kedua, pelanggaran atribut ditempati pasangan SBY-Boediono, sementara Megawati-Prabowo yang paling sedikit. Dengan menggunakan dua truk, petugas berhasil menurunkan sedikitnya 69 alat peraga seperti baliho, rontek, bendera dan baliho. Atribut-atribut tersebut menyalahi aturan pemasangan atribut di beberapa jalan protokol Kota Yogyakarta antara lain di kawasan Jalan Gayam, Jalan Dr Sutomo, Jalan FM Noto, Jalan HOS Cokroaminoto dan Jalan KH Akhmad Dahlan.
Kasi Operasional Dintib Kota Yogyakarta Bayu Laksono mengatakan, atribut yang terpaksa ditertibkan tersebut telah melanggar ketentuan Peraturan Walikota No 64/2009 mengenai tata tertib pelaksanaan pemasangan alat peraga kampanye. Di dalam Perwal tersebut, tercantum kawasan-kawasan yang harus steril dari atribut kampanye di antaranya, Jalan Laksda Adisucipto sampai Jalan P Diponegoro, Jalan Cik Ditiro, simpang Tugu sampai Jalan Trikora, Jalan Senopati sampai simpang Gondomanan.
Share on Facebook
Tweet
Category : HEADLINE, Jogja | 202 views
Tags : atribut, Jogja, kampanye, pilpres










