Dua Sekolah Menengah Umum (SMU) di Gunungkidul gagal meluluskan seluruh murid kelas tiganya dalam Ujian Akhir Nasional (UAN) SMA/SMK/MA 2009 ini.
Kedua SMU tersebut adalah SMU Ma’arif Nglipar dan SMU Kartika Nglipar, gagal meluluskan seluruh murid kelas tiganya sesuai dengan hasil Ujian Akhir Nasional (UAN) SMA/SMK/MA 2009.
Dinas Pendidikan Kabupaten Gunung Kidul mercatat ada 13 siswa yang tidak bisa diluluskan SMA Ma’arif dan 11 siswa yang tidak bisa diluluskan SMA Kartika.24 siswa tersebut termasuk dalam 355 siswa yang tidak lulus di seluruh Gunungkidul dalam UAN tahun 2009 ini.
Kepala Seksi Kurikulum Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Gunungkidul Ali Ridho menyatakan angka kelulusan siswa SMA/SMK/MA di wilayahnya masih memprihatinkan.
”Dari total 355 siswa yang tidak lulus, 40 siswa berasal dari program IPA, 125 siswa SMK dan 190 siswa dari IPS. Sedangkan siswa program bahasa lulus semua,” ungkapnya.
Ali Ridho menerangkan, tingkat ketidaklulusan yang paling banyak terjadi tahun ini terjadi di SMK Tanjungsari, tempat sekolah ini hanya meluluskan 12 siswa dari 61 siswa yang terdaftar.
“Sedangkan target 100% kelulusan hanya bisa dicapai SMA 1 Wonosari, SMA 2 Playen dan SMK Muhammadiyah Playen,” ujar Aki Ridho.
Sekretaris Dindikpora Gunungkidul, Wahyu Pujianto, mengatakan Dindikpora sudah berupaya mendongkrak angka kelulusan hasil UAN, yang tahun ini dikuti 2263 siswa SMA dan 3619 siswa MA.
”Sebelum UAN digelar, tiap sekolah sudah diwajibkan untuk menggelar ujicoba ujian sebanyak empat kali,” ungkapnya.
Pujianto menambahkan untuk siswa yang tidak lulus, bisa mengikuti ujian kejar Paket A,B dan C. Ujian paket A yang setara sekolah dasar akan dilakukan 1 sampau 3 Juli mendatang.
”Untuk paket B yang setara SMP juga digelar 1 sampai 3 Juli,sementara paket C yang setara SMA digelar 23 sampai 26 Juni. Ujian kejar paket ini terbuka untuk siswa pendidikan luar biasa dan siswa yang tidak lulus UAN,” jelas Wahyu Pujianto. (The Real Jogja/joe)









