KPU Kota Jogja saat ini dalam kondisi “Siaga Satu” karena menunggu kiriman surat suara Pilpres dari KPU Pusat. Sembari menunggu kiriman surat suara KPU melaksanakan persiapan administrasi dan teknis pengolahan surat suara Pilpres. Hal tersebut disampaikan Ketua Divisi Perencanaan Program Keuangan dan Logistik KPU Kota Yogyakarta, Sunaji, hari ini (11/6) di kantor KPU Kota Yogyakarta.
Saat ini Divisi perencanaan program sedang menyusun strategi pengelolaan barang cetakan dari propinsi karena sangat dimungkinkan barang tersebut baru akan terkirim setelah 1 Juli. Barang-barang tersebut antara lain sampul surat, form C (berita acara TPS). Sunaji mematok waktu surat suara pilpres akan datang di KPU Kota Yogyakarta antara tanggal 10-20 JUni ini.
Terkait logistik Pilpres, Ketua KPU Kota Yogyakarta Nasrullah mengatakan konsentrasi pengelolaan barang dari KPU Pusat dan propinsi akan dilakukan di gudang Gampingan. Untuk kebutuhan Kotak Suara Pilpres 8 Juli nanti, sementara ini KPU Kota Yogyakarta sudah memiliki lebih kurang 800 kotak suara yang siap dipakai untuk Pilpres. Masih ada kekurangan sekitar 66 kotak suara untuk kebutuhan TPS yang berjumlah 866 buah di seluruh Kota Yogyakarta ditambah 14 kotak suara hasil rekapitulasi perolehan suara tingkat kecamatan.
Nasrullah menerangkan berdasarkan rapat koordinasi logistik Pemilu di KPU Propinsi Rabu (10/6) kemarin, kekurangan kotak suara tersebut akan diambilkan dari kotak suara khusus DPD yang kemarin dipakai di Pileg. Hal tersebut berdasarkan hasil rapat koordinasi logistik hari Rabu 10/6).
Sementara gudang milik KPU lain seperti di Giwangan masih digunakan unntuk menampung sisa logistik di PIleg 2009 seperti surat suara dan formulir.
Menurut Nasrullah ketika nantinya surat suara datang akan ditempatkan di gampingan termasuk barang cetakan lain dan selanjutnya dimulai proses penyortiran surat suara. (The Real Jogja/joe)









